Uni Eropa Sebut Selat Hormuz Berada Dalam Situasi antara Perang dan Damai

Kamis, 28/05/2026 16:43 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa (EU) Kaja Kallas menyoroti “situasi ganjil” di Selat Hormuz, yang berada di antara perang dan damai karena belum ada kesepakatan resmi antara pihak-pihak yang berkonflik.

Ketika berbicara di sela pertemuan informal para menteri luar negeri EU di Yunani, Kamis, ia mencatat bahwa situasi di Timur Tengah dan perang Rusia-Ukraina menjadi agenda utama pembicaraan.

"Selat Hormuz berada dalam situasi ganjil antara perang dan damai," kata Kallas.

Menegaskan bahwa kebebasan navigasi merupakan kepentingan semua orang, ia menyeru agar pihak-pihak yang berkonflik dalam segera mencapai kesepakatan damai.

"Sungguh demi kepentingan semua orang bahwa kebebasan navigasi dihormati di Selat Hormuz, karena semua orang membayar harga yang sangat mahal untuk ini," tegasnya.

Kallas mengatakan para menlu EU juga akan membahas aspek lain dari situasi Timur Tengah, bagaimana hal itu berdampak pada mereka, dan bagaimana mereka dapat bekerja sama dalam masalah-masalah ini.

Ia menambahkan bahwa mereka juga akan membahas perang Rusia-Ukraina yang sedang berlangsung, serta kemungkinan negosiasi.

Sumber: Anadolu

TERKINI
Mojtaba Khamenei Janji Balas Kematian Syahid Ali Khamenei Ini Makna Mendalam Kalimat Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Raji`un Meski Didepak Argentina, Timnas Mesir Tetap Dapat Penghargaan dari Al-Sisi Gegara Desain Layanan Adiktif, Meta Terancam Denda 6 Persen Omset Global