Kamis, 28/05/2026 17:01 WIB
Ankara, Jurnas.com - Serangan drone dikabarkan telah menghantam tiga kapal tanker di Laut Hitam, dekat pantai utara Turki pada Kamis (28/5) berdasarkan keterangan dari agensi pelayaran Tribeca.
Kapal tanker James II, yang berlayar di bawah bendera Palau dalam kondisi tanpa muatan (in ballast), berada sekitar 50 mil atau 80 kilometer di sebelah utara Wilayah Turkeli di Laut Hitam saat insiden tersebut terjadi.
Dikutip dari Reuters, agensi tersebut menambahkan bahwa dua kapal tanker lainnya, yakni Altura dan Velora yang berlayar di bawah bendera Sierra Leone dalam kondisi tanpa muatan, juga dilaporkan diserang di area terdekat saat sedang melakukan operasi pemindahan muatan dari kapal ke kapal (ship-to-ship operation).
Merespons situasi darurat tersebut, otoritas terkait langsung mengerahkan armada bantuan ke lokasi kejadian guna memastikan keselamatan para pekerja di laut.
Rusia Diserang 500 Drone Ukraina Semalam, Tiga Tewas di Moskow
Lebanon Berduka, Bocah 12 Tahun Tewas di Ujung Rudal Israel
PBB: Serangan Drone Menghantam Truk Bantuan di Sudan
“Kapal keselamatan pantai dikirim ke lokasi kejadian untuk memberikan bantuan dan semua anggota kru di kapal tanker dilaporkan dalam kondisi baik,” tulis agensi Tribeca dalam laporan resminya.
Moskow dan Kyiv memang kerap menyerang pelabuhan serta kapal tanker satu sama lain sejak Rusia meluncurkan invasi skala penuh ke Ukraina lebih dari empat tahun lalu.
Kendati demikian, hingga saat ini belum ada satu pun dari kedua negara tersebut yang segera menyatakan tanggung jawab atas serangan terbaru yang dilaporkan ini.
Di sisi lain, kementerian transportasi Turki belum dapat dimintai komentar mengenai insiden tersebut karena sedang hari libur Iduladha.
Keyword : Serangan Drone Laut Hitam Drone Serang Tanker