Rabu, 27/05/2026 13:31 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meyakini warga Jakarta sudah memahami tata cara pengelolaan limbah hewan kurban saat Idul Adha. Hal itu disampaikan Rano saat ditanya mengenai imbauan kepada warga terkait pengelolaan sampah selama pelaksanaan Idul Adha.
“Idul Adha ini kan kegiatan rutin tiap tahun yang memang umat Islam rayakan, tapi secara tradisi mereka sudah paham bagaimana caranya,” kata Rano di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 27 Mei 2026.
Menurut Rano, masyarakat telah memiliki pemahaman terkait pengelolaan limbah, seperti darah dan kotoran hewan kurban.
“Kalau mungkin dilihat pasti akan dibuat lubang untuk pemotongan hewan, darahnya akan ditampung. Biasanya kotoran juga ditanam. Itu kebiasaan tradisi. Jadi bahasanya enggak perlu diajarin lagi,” kata dia.
Lapas Salemba Potong 33 Hewan Kurban: Sarana Introspeksi Diri
Jusuf Kalla: Idul Adha Momentum Pengorbanan dan Keberdayaan Umat
Masjid Istiqlal Terima 63 Sapi Kurban, Dibagi ke Pegawai dan Mitra Binaan
Meski demikian, Rano mengakui pemerintah tidak dapat memantau seluruh proses penyembelihan hewan kurban di Jakarta karena jumlahnya yang sangat banyak.
Sementara itu, Rabi mengatakan jumlah hewan kurban di Jakarta tahun ini mencapai hampir 68.000 ekor. Ia mengaku optimistis pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Jakarta dapat berjalan lancar.