Jum'at, 22/05/2026 08:02 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Deputi Bidang Persidangan Sekretariat Jenderal DPR RI Suprihartini menekankan pentingnya membangun budaya kepemimpinan kolaboratif di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI guna mewujudkan birokrasi legislatif yang adaptif dan modern.
Menurutnya, pola kepemimpinan yang mampu membangun sinergi lintas tingkatan organisasi menjadi kebutuhan dalam menghadapi dinamika birokrasi ke depan.
“Hari ini Sekretariat Jenderal DPR RI melalui Biro SDMA menyelenggarakan seminar nasional bertema Strategic Leader untuk memperkuat kolaborasi antar pimpinan di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI sehingga tercipta budaya kerja yang kolaboratif,” ujar Suprihartini kepada Parlementaria usai penyelenggaraan Seminar Nasional Kolaborasi Pejabat Pimpinan Tinggi dan Pejabat Administrator sebagai Strategic Leader dalam Mendukung Birokrasi Legislatif yang Adaptif di Cianjur, Jawa Barat, Kamis (21/5).
Ia menjelaskan, seminar tersebut menjadi momentum untuk memperkuat perubahan pola kepemimpinan di lingkungan Setjen DPR RI. Menurutnya, kepemimpinan yang ideal saat ini tidak lagi bersifat hierarkis, melainkan kepemimpinan yang mampu membangun kolaborasi serta memberikan ruang inovasi kepada bawahan.
Setjen DPR: Disiplin ASN Jadi Fondasi Profesionalisme Layanan DPR
Tingkatkan Kualitas SDM, Setjen DPR MoU dengan Yayasan Ary Ginanjar
Setjen DPR RI Gunakan Data Kependudukan untuk Dukung Berbagai Kebijakan
“Pemimpin harus mampu menyatukan seluruh tingkatan pimpinan di bawahnya dalam satu ikatan kolaborasi untuk membangun organisasi modern. Karena itu, seminar ini menekankan pentingnya budaya kepemimpinan kolaboratif, bukan lagi kepemimpinan yang hanya bersifat instruktif, melainkan kepemimpinan yang memberikan kepercayaan kepada bawahan agar mampu membangun inovasi dan motivasi dalam bekerja,” katanya.
Suprihartini berharap hasil seminar tersebut dapat menjadi pijakan dalam membangun Setjen DPR RI sebagai organisasi yang agile, adaptif, dan mampu menghadapi tantangan birokrasi yang terus berkembang. Menurutnya, kepemimpinan kolaboratif menjadi salah satu kunci dalam menciptakan organisasi yang responsif terhadap perubahan.
“Kami berharap seminar ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun Sekretariat Jenderal DPR RI menjadi organisasi yang agile, adaptif, dan mampu menghadapi tantangan serta dinamika ke depan melalui kepemimpinan yang kolaboratif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan di masing-masing lini organisasi,” jelasnya.
Ia juga membuka peluang pelaksanaan kegiatan serupa bagi jenjang pejabat lainnya di lingkungan Setjen DPR RI. Menurutnya, penguatan kapasitas kepemimpinan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar seluruh level organisasi memiliki pola pikir strategic leader.
“Tadi ada dua narasumber dalam seminar ini yang memberikan banyak teknik untuk membuka wawasan dan pola pikir kami. Ke depan, kami akan menjajaki kemungkinan menghadirkan kegiatan serupa bagi masing-masing jenjang pimpinan, mulai dari tingkat pengawas atau eselon IV hingga administrator eselon III, melalui pelatihan khusus terkait bagaimana berpikir dan bertindak sebagai seorang strategic leader,” tutupnya.