Kamis, 21/05/2026 12:59 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menilai investasi pada sektor budaya memiliki dampak berantai terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.
Politikus PDIP ini mengatakan sinergi antara lembaga legislatif, BUMN perbankan, dan komunitas lokal menjadi kunci percepatan pembangunan daerah, khususnya di sektor pariwisata.
“Juga mampu menarik wisatawan dan menggerakkan roda ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah,” kata Novita dalam keterangan resminya, Kamis (21/5).
Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen Belum Sepenuhnya Sejahterakan Rakyat
Legislator PDIP Geram Bantuan Beras dan Minyak Goreng Belum Tersalurkan
Komisi X DPR Akan Bawa Aspirasi Dosen PPPK ke Kemdiktisaintek
Pernyataan tersebut juga disampaikan Novita dalam penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) atau bantuan tanggung jawab sosial perusahaan senilai Rp400 juta kepada Lembaga Penggiat Budaya Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.
Menurut dia, pelestarian adat dan budaya lokal di Kabupaten Trenggalek harus terus mendapatkan dorongan kuat. Ia juga mengapresiasi komitmen BUMN dalam mendukung infrastruktur kebudayaan di daerah, khususnya di wilayah Trenggalek yang dinilai kaya akan potensi kearifan lokal.
“Lapangan Budaya Dongko bukan sekadar ruang terbuka, melainkan pusat kreativitas dan penjaga tradisi masyarakat Trenggalek,” ujarnya.
Legislator yang membidangi urusan pariwisata dan perindustrian itu menegaskan komitmennya untuk terus memastikan program-program tanggung jawab sosial perusahaan dapat menyasar sektor-sektor vital yang menyentuh langsung masyarakat akar rumput, termasuk pelestarian identitas budaya bangsa.
“Ini adalah langkah awal yang krusial untuk memberikan wajah baru yang lebih representatif, aman, dan membanggakan bagi para pelaku seni serta masyarakat luas,” pungkasnya.