Senin, 11/05/2026 14:32 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Warga RW 07 Kelurahan Bendungan Hilir (Benhil) mengeluhkan kondisi sampah yang meluber hingga menutupi setengah jalan di Jalan Administrasi Negara 1, Benhil, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin 11 Mei 2026.
“Sampah ini sangat mengganggu sekali baunya. Belum lagi beberapa kendaraan sepeda motor terjatuh karena jalan licin akibat tumpahan air yang bercampur minyak mengalir ke jalan,” ucap Ali warga Benhil saat diwawancarai, Senin 11 Mei 2026.
Ali mengatakan tumpukan sampah ini terjadi karena truk sampah yang biasa mengangkut sampah setiap hari menjadi 4 hari sekali. Berkurangnya jadwal pengangkutan sampah in berdampak sampah melimpas ke jalan.
“Kalau sebelum tragedi longsor sampah di Bantar Gebang truk rutin angkat, kalau sekarang 4 hari sekali bahkan bisa 5 hari sekali. Saya berharap petugas bisa segera mengangkut sampah,” ucapnya.
Sementara itu, Kasatpel Lingkungan Hidup Kecamatan Tanah Abang, Arifin mengatakan sampah yang meluber ini karena kendala armada kendaraan truk. Dari yang sebelumnya 35 truk sampah di terjunkan dalam setiap hari di wilayah Kecamatan Tanah Abang kini hanya 15 truk.
“Kalau dibilang tidak pengangkutan sampah 5 hari sekali itu tidak benar. Armada kami dalam satu minggu dua kali pengangkutan sampah,” ucap Arifin.
Arifin mengakui lubernya sampah hingga ke jalan karena banyak warga luar Benhil yang buang sampah. Pasalnya, akses jalan ini menghubungkan antara Petamburan dan Benhil.
“Kalau jumlah sampah warga RW 07 sebenarnya dapat kita atasi. Ini yang jadi masalah adalah warga yang melintas membuang sampah di lokasi ini,” ungkapnya.
Arifin mengatakan, hari ini pihaknya akan menerjunkan satu truk besar dan satu alat berat untik mengangkut sampah. Dirinya juga berharap warga luar RW 07 Benhil tidak membuang sampah lagi di sini terlebih sampah yang belum dipilah.
“Kami juga berharap warga sudah memilah sampah. Pasalnya hanya sampah jenis residu saja yang dapat diangkut untuk dibuang ke Bantargebang,” tutupnya.