Kemenpora Optimistis Pentathlon Indonesia Bisa Tembus Olimpiade

Minggu, 08/12/2024 22:09 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyebut atlet modern pentathlon Indonesia memiliki peluang untuk dapat tampil di ajang pesta olahraga multievent internasional, bahkan bisa berkibar di level Olimpiade.

Hal ini disampaikan Sekretaris Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Aris Subioyo, saat membuka Rakernas Modern Pentathlon Indonesia 2024, pada Jumat (6/12) kemarin di Yogyakarta.

"Melalui rakernas ini saya yakin dapat dibahas dan dirumuskan program dan langkah strategis untuk mengejar dapat meloloskan atlet modern Indonesia tampil di Olimpiade," kata Aris.

Hadir dalam pembukaan Rakernas Modern Pentathlon Indonesia 2024 Ketua Umum Pengurus Pusat Modern Pentathlon Indonesia (PP MPI) Marsekal Muda TNI Dr.Ir Purwoko Aji Prabowo, perwakilan NOC Indonesia/KOI Jadi Rajaguguk, perwakilan KONI Pusat Mayjen. TNI (Purn) Andrei, jajaran pengurus PP MPI dan pengurus provinsi modern pentathlon Indonesia.

Ketum PP MPI, Purwoko mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah menyiapkan 12 atlet yang terdiri dari enam atlet putra dan enam putri di pelatnas. Selanjutnya, 12 atlet pentathlon itu akan dipersiapkan mengikuti SEA Games 2025 di Thailand.

"Kita persiapkan mereka untuk bisa meraih prestasi minimal menyamai atau bahkan melebihi prestasi di SEA Games 2019 merebut empat medali emas," sambung Gubernur AAU ini.

Purwoko mengajak pengurus pusat dan daerah bersinergi menyamakan frekuensi untuk mencetak dan melahirkan atlet modern pentathlon yang dapat mengukir prestasi untuk mengharumkan nama Indonesia di mata dunia.

"Melalui rakernas ini saya harapkan akan menghasilkan keputusan strategis untuk dapat menelorkan program terbaik dalam memajukan prestasi modern pentathlon Indonesia. Saya apresiasi setinggi-tingginya pengurus 25 Pengprov MPI mengirim wakil untuk mengikuti Rakernas ini," Purwoko menambahkan.

TERKINI
Bunda, Ini 7 Bahaya Balita Terlalu Lama Terpapar Gawai Kemenhaj Minta Masyarakat Waspadai Penawaran Haji Ilegal AS Hadang Tanker Armada Bayangan Iran di Laut Arab Trump Batal Kirim Utusan, Klaim Internal Iran Mulai Pecah