Senin, 04/05/2026 14:50 WIB
Riyadh, Jurnas.com - Pemerintah Arab Saudi mempercepat pembaruan besar-besaran pada jaringan jalan nasional, guna mendukung pergerakan jemaah yang lebih aman selama musim Haji 2026.
Otoritas Umum Jalan Raya (RGA) mengumumkan pengerahan armada peralatan survei dan penilaian jalan tercanggih di dunia, untuk memastikan efisiensi di seluruh jalur utama Kerajaan.
Inisiatif ini merupakan bagian dari transformasi besar di bawah Visi Saudi 2030, yang menargetkan kapasitas hingga 30 juta jemaah umrah dan haji setiap tahunnya pada akhir dekade ini.
Menurut laporan Saudi Press Agency (SPA), armada khusus ini menggunakan teknologi sensor laser dan kamera resolusi tinggi dengan tingkat presisi ekstrem.
Saudi Tambah Kapasitas Kereta Cepat Haramain untuk Haji 2026
EgyptAir Batalkan Penerbangan Haji dari Mali Imbas Krisis Keamanan
Saudi Raup Rp55 Triliun di Awal Musim Haji
"Sensor laser mampu mendeteksi cacat permukaan jalan seperti retakan dan deformasi dengan presisi hingga 0,05 milimeter, di samping sistem yang mengukur ketebalan perkerasan serta ketahanan slip jalan," demikian bunyi laporan tersebut, dikutip dari Arab News pada Senin (4/5).
Langkah ini bertujuan untuk menekan angka fatalitas jalan raya menjadi kurang dari lima per 100.000 orang, sesuai dengan standar internasional. Selain infrastruktur jalan, Kementerian Transportasi juga telah mematangkan kesiapan operasional di sektor lainnya.
Di sektor penerbangan, terdapat alokasi lebih dari 3,1 juta kursi di 12.000 penerbangan melalui enam bandara utama. Lalu, Kereta Metro Al-Mashaaer Al-Mugaddassah akan mengangkut lebih dari 2 juta penumpang antarsitus suci, sementara Kereta Cepat Haramain menyediakan 2,21 juta kursi untuk rute Makkah-Madinah.
Pemerintah juga mengerahkan sekitar 33.000 bus dan 5.000 taksi untuk mendukung mobilitas jemaah. Juga, optimalisasi prosedur kedatangan di Pelabuhan Islam Jeddah dan perluasan armada pengiriman oleh Saudi Post, serta pusat keselamatan transportasi yang berjaga selama 24 jam.
Serangkaian tindakan ini sekaligus menekankan ambisi Saudi untuk memberikan pengalaman transportasi multi-moda yang mulus bagi jutaan jemaah, sekaligus memperkuat posisinya sebagai pusat logistik global.