Senin, 04/05/2026 11:06 WIB
London, Jurnas.com - Pelatih Liverpool, Arne Slot, mengungkapkan kekecewaannya setelah timnya kalah dramatis 2-3 dari Manchester United dalam lanjutan Premier League di Old Trafford, pada Minggu (3/5) malam.
Meski sempat bangkit dari ketertinggalan dua gol, The Reds harus pulang tanpa poin setelah gol penentu di menit akhir.
Slot mengakui timnya tidak seharusnya tertinggal dua gol lebih dulu di babak pertama, meski ia juga memberi kredit kepada tuan rumah.
“Tidak perlu tertinggal 2-0 dan tidak perlu kalah dalam pertandingan ini hari ini. Meskipun United pantas unggul 2-0, biarlah itu jelas,” ujarnya dalam konferensi pers usai laga dikutip dari laman resmi klub pada Senin (4/5).
Carrick Jelaskan Alasan Sesko Ditarik Keluar di Babak Pertama
Kobbie Mainoo: Kami Hanya Ingin Terus Menang
MU Lolos ke Liga Champions, Carrick: Ini Baru Langkah Awal
Ia menyoroti dua gol awal United yang lahir dari situasi bola mati dan serangan balik.
“Kami jatuh ke dalam perangkap itu dengan kedua gol. Yang pertama dari set-piece dan yang kedua dari serangan balik cepat setelah kami kehilangan bola di tengah,” tambahnya.
Pelatih asal Belanda itu menilai Liverpool sebenarnya mampu menguasai permainan, tetapi kurang efektif dalam memanfaatkan peluang di babak pertama.
Ia kemudian melakukan perubahan taktik dengan menempatkan Cody Gakpo sebagai penyerang utama, yang terbukti efektif di babak kedua.
“Saya melihat kami bisa masuk ke posisi bagus, tetapi tidak cukup berbahaya. Karena itu saya ubah posisi Cody ke nomor 9, dan kami mulai lebih tajam. Di babak kedua, kami menunjukkan siapa kami sebenarnya,” kata Slot.
Kebangkitan Liverpool sempat terlihat setelah gol dari Dominik Szoboszlai dan Gakpo membawa skor menjadi imbang 2-2.
Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama setelah Kobbie Mainoo mencetak gol kemenangan bagi United.
Slot juga menyinggung kontroversi pada gol kedua United yang diduga melibatkan sentuhan tangan.
“Jika ada sentuhan, dan saya pikir memang ada, maka seharusnya gol itu tidak disahkan. Tetapi sepanjang musim ini, keputusan seperti itu selalu merugikan kami,” ucap Slot.
Ia bahkan membandingkan dengan beberapa keputusan VAR di pertandingan lain yang dinilai tidak konsisten.
“Ini seperti pola sepanjang musim. Ada keputusan yang bisa diambil atau tidak, dan hampir selalu melawan kami,” kata Slot.
Meski demikian, Slot tetap menekankan bahwa timnya harus lebih banyak melakukan evaluasi internal dibanding menyalahkan faktor eksternal.
“Pertama-tama kami harus melihat diri sendiri, itu sangat jelas. Kami kebobolan karena kehilangan bola dalam posisi yang buruk dan kalah dalam duel penting,” ujar Slot.
Terkait peluang lolos ke Liga Champions musim depan, Slot mengakui hasil ini menjadi pukulan bagi timnya.
“Saya tidak akan mengatakan khawatir, tetapi kami sadar membutuhkan tiga poin. Itulah mengapa saya sangat kesal kami tidak mendapatkannya hari ini. Setelah bangkit dari 0-2 menjadi 2-2, setidaknya kami harus pulang dengan hasil,” katanya.
Ia menambahkan bahwa Liverpool masih memiliki tiga kesempatan tersisa untuk mengamankan tiket ke kompetisi elit Eropa tersebut.
Slot juga memastikan bahwa beberapa pemain yang absen, termasuk Alexander Isak, diharapkan segera kembali. Namun, ia menegaskan bahwa performa tim di babak kedua membuktikan skuad yang ada sudah cukup kompetitif.
“Jika kami bisa bermain seperti di babak kedua, tidak ada alasan. Dengan tim ini, kami sebenarnya punya peluang untuk menang,” ucapnya.
Kekalahan ini menjadi evaluasi penting bagi Liverpool menjelang akhir musim, terutama dalam menjaga konsistensi dan fokus di momen-momen krusial pertandingan.