Kamis, 30/04/2026 13:35 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Jeda perdagangan pada Kamis (30/4/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok parah.
Akhir Sesi I, IHSG terkoreksi hingga 2,46 persen ke level 6.926.
Diketahui, pada sesi pembukaan di pagi hari, IHSG sumringah di level 7.103. Namun beberapa saat berjalan, IHSG anjlok dan sempat menyentuh level terendah di 6.923.
Hingga siang ini, volume transaksi tercatat mencapai 22,4 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp11,2 triliun. Adapun frekuensi perdagangan mencapai 1,5 juta kali transaksi.
85.290 Jemaah Haji Tiba di Tanah Air, Kemenhaj Ingatkan Makna Kemabruran
Iran-AS Bakal Teken Kesepakatan Damai pada 19 Juni di Swiss
Wamenaker Ingatkan Industri Butuh Tenaga Kerja Kompeten, Tak Cukup Ijazah
Sementara kapitalisasi pasar tercatat berada di kisaran Rp12,3 triliun. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 103 emiten bergerak menguat, 648 emiten melemah, dan 208 saham lainnya stagnan.
Dari sisi top gainers, DFI Retail Nusantara (HERO) memimpin setelah melonjak 24,74 persen. Posisi berikutnya ditempati Adhi Karya (ADHI) yang naik 21,98 persen, serta Sidomulyo Selaras (SDMU) yang menguat 21,43 persen.
Di sisi lain, saham top losers dipimpin Formosa Ingredient Factory (BOBA) yang turun 14,91 persen. Disusul Perdana Bangun Pusak (KONI) melemah 13,18 persen, serta Bank Mega (MEGA) yang turun 12,35 persen.
Keyword : IHSG Terkoreksi Harga Saham Nilai Transaksi