KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Korban Meninggal 7 Orang

Selasa, 28/04/2026 07:21 WIB

JAKARTA, Jurnas.com – Korban akibat KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) malam, hingga pagi ini, Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 06.30 WIB, berjumlah 7 orang meninggal dunia dan 81 orang luka-luka. Sedangkan tiga korban masih dalam proses evakuasi.

“Sedangkan tiga korban lagi masih dalam proses evakuasi,” kata Direktur Utama PT PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin kepada media pagi ini, Selasa (28/4/2024).

Seluruh korban dievakuasi beberapa fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Sementara seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Selain itu, rangkaian KA Argo Bromo Anggrek juga telah berhasil dievakuasi.

“Tinggal lokomotif KA Argo Bromo Anggrek yang masuk ke dalam gerbong KRL, belum  bisa kita evakuasi karena masih menunggu proses evakuasi tiga korban yang masih terjepit,” kata Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii di lokasi kejadian.

Terkait penyebab kecelakaan, KAI menyerahkan proses investigasi kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk memastikan penyebab kejadian dapat diidentifikasi secara menyeluruh.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan per pukul 01.04 WIB, jalur hilir pada lintas Bekasi–Tambun telah dapat dilalui kembali untuk perjalanan kereta api.

Sementara itu, jalur hulu masih dalam proses evakuasi dan penanganan di lokasi.

Seiring dengan penanganan di lokasi, sejumlah perjalanan KA jarak jauh dibatalkan.

Berikut daftar perjalanan KA Jarak Jauh yang dibatalkan:

KA Jarak Jauh Batal – 27 April 2026

KA 120B Gunungjati (Gambir – Cirebon) KA 139B Parahyangan (Kiaracondong – Gambir) KA 140B Parahyangan (Gambir – Kiaracondong) KA 22 Argo Muria (Gambir – Semarang Tawang) KA 76B Mataram (Pasarsenen – Solo Balapan) KA 164 Gumarang (Pasarsenen – Surabaya Pasarturi) KA 150 Singasari (Pasarsenen – Blitar) KA 92–93 Jayabaya (Pasarsenen – Malang) KA 64B Manahan (Gambir – Solo Balapan) KA 258 Progo (Pasarsenen – Lempuyangan) KA 30F Argo Anjasmoro (Gambir – Surabaya Pasarturi) KA 180B Tawang Jaya Premium (Pasarsenen – Semarang Tawang)

 

KA Jarak Jauh Batal – 28 April 2026

KA 117B Gunungjati (Cirebon – Gambir) KA 56F–53F Purwojaya (Cilacap – Gambir) KA 58F–59F Purwojaya (Gambir – Cilacap) KA 143B Madiun Jaya (Madiun – Pasarsenen) KA 17 Argo Sindoro (Semarang Tawang – Gambir) KA 75B Mataram (Solo Balapan – Pasarsenen) KA 163 Gumarang (Surabaya Pasarturi – Pasarsenen) KA 149 Singasari (Blitar – Pasarsenen) KA 94–91 Jayabaya (Malang – Pasarsenen) KA 61B Manahan (Solo Balapan – Gambir) KA 257 Progo (Lempuyangan – Pasarsenen) KA 29F Argo Anjasmoro (Surabaya Pasarturi – Gambir) KA 175 Menoreh (Semarang Tawang – Pasarsenen)

KAI memberikan kebijakan pengembalian bea tiket secara penuh bagi pelanggan KA yang terdampak, dengan proses pengembalian dapat dilakukan hingga 7 hari ke depan.

“Pelanggan dan keluarga yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan resmi KAI melalui WhatsApp 0811-2223-3121 atau Call Center 121,” tutup Anne Purba.

TERKINI
Pimpinan DPR Minta Investigasi Total Tabrakan Kereta Bekasi Timur Tanaman Invasif Ini Bikin Nyamuk Tumbuh Lebih Cepat dan Hidup Lebih Lama Ikhtiar hingga Doa agar Jemaah Haji Tidak Tersesat di Tanah Suci KA Argo Bromo Tabrak KRL, KAI Batalkan 13 Perjalanan Kereta Jarak Jauh