Kemdikdasmen Apresiasi Kinerja Terbaik untuk Perkuat Tata Kelola

Jum'at, 24/04/2026 18:05 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) memberikan penghargaan kepada unit kerja dan satuan kerja atas capaian kinerja tata kelola terbaik tahun 2025.

Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus penguatan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Sebanyak enam kategori penghargaan diberikan, meliputi Nilai Kinerja Anggaran (NKA), Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Keterbukaan Informasi Publik (KIP), Pengawasan Kearsipan, Pengadaan Barang dan Jasa, serta Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI WBK/WBBM).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unit kerja dan satuan kerja yang telah menunjukkan kinerja terbaik di berbagai bidang.

Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil dari kerja sama dan komitmen bersama dalam membangun tata kelola yang semakin baik.

“Alhamdulillah, prestasi Kemendikdasmen di berbagai bidang terus meningkat dan ini menunjukkan kinerja dan kebersamaan yang mulai memberikan hasil nyata. Sekali lagi terima kasih atas kerja sama yang telah terbangun dengan sangat baik selama satu setengah tahun di kementerian ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mendikdasmen menegaskan bahwa capaian yang diraih adalah bagian dari refleksi dan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja ke depan.

Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat budaya kerja yang RAMAH dan SANTUN, serta mendorong birokrasi yang lebih sederhana namun tetap akuntabel.

“Mari kita perkuat budaya kerja yang lebih transparan dan akuntabel dalam bekerja. Kita bangun kinerja yang lebih efisien dan berdampak. Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kita semua diharapkan untuk dapat bekerja dengan birokrasi yang lebih sederhana, tetapi tetap dapat mempertanggungjawabkan setiap kinerja kita demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih,” tegasnya.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menjelaskan bahwa capaian kinerja tata kelola pada tahun 2025 menunjukkan tren peningkatan di berbagai indikator. Pada aspek Nilai Kinerja Anggaran (NKA), Kemendikdasmen berhasil menempati peringkat keempat secara nasional, yang mencerminkan perbaikan berkelanjutan dalam perencanaan dan pelaksanaan anggaran.

Sementara itu, pada aspek SAKIP, terjadi peningkatan signifikan jumlah satuan kerja dengan predikat tertinggi (AA), dari 28 menjadi 48 satuan kerja. Capaian ini menunjukkan konsistensi penerapan prinsip akuntabilitas kinerja di lingkungan kementerian.

Dalam keterbukaan informasi publik, sebanyak 85 satuan kerja mengikuti penilaian dengan 18 di antaranya meraih predikat Informatif. Hal ini menandakan meningkatnya kualitas layanan informasi serta komitmen terhadap transparansi.

Pada bidang kearsipan, penghargaan diberikan berdasarkan hasil pengawasan internal bersama Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), sebagai upaya mendorong tertib dan sadar arsip di seluruh unit kerja.

Sementara itu, pengadaan barang dan jasa dinilai sebagai instrumen strategis dalam mewujudkan tata kelola yang profesional dan berintegritas.

Adapun pada pembangunan Zona Integritas, terjadi peningkatan capaian yang signifikan. Dari 48 satuan kerja yang diusulkan pada tahun 2025, sebanyak 14 meraih predikat ZI WBK dan 5 meraih ZI WBBM, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh unit kerja dan satuan kerja yang telah berupaya meningkatkan akuntabilitas kinerjanya, menjaga kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran, serta terus mendorong perbaikan tata kelola secara berkelanjutan,” ujar Suharti.

Apresiasi juga disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, yang menilai transformasi tata kelola di Kemendikdasmen berjalan secara konsisten dan berdampak nyata.

“Saya mengapresiasi langkah Kemendikdasmen dalam melakukan transformasi tata kelola secara konsisten, sehingga kinerjanya tidak hanya terukur, tetapi juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selamat kepada seluruh unit kerja dan satuan kerja yang telah meraih penghargaan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menekankan bahwa capaian tata kelola yang baik menjadi indikator penting dalam memastikan pengelolaan anggaran yang tepat dan berdampak.

“Yang kita rayakan hari ini bukan sekadar penghargaan, ini validasi bahwa anggaran dikelola dengan benar. Kinerja bisa dipertanggungjawabkan dan publik merasakan hasilnya.

Jika anggaran tepat, program berjalan, jika kinerja terukur, hasilnya jelas, dan jika transparansi dijaga, kepercayaan akan tumbuh,” ungkapnya.

Pemberian penghargaan ini menegaskan komitmen Kemendikdasmen dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani.

Dengan capaian yang terus meningkat, diharapkan seluruh unit kerja dapat mempertahankan dan meningkatkan kinerja, sehingga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan di Indonesia.

TERKINI
Bolehkah Haji dengan Uang Kredit? Ini Penjelasan Ulama soal Status "Mampu" Daycare Jangan Sekadar Mengasuh Anak, Harus Bangun Bonding Trump Kirim Utusan ke Pakistan, Lanjutkan Perundingan Gencatan Senjata Ibu Hamil dan Dua Anak Kembarnya Tewas dalam Serangan Israel di Gaza