Kamis, 23/04/2026 14:51 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengajak setiap peserta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjain Kerja (PPPK) di lingkungan Kemendes PDT Tahun 2026 untuk turut andil dalam membangun desa.
Langkah tersebut di antaranya dapat dilakukan melalui desa binaan yang bisa dipilih berdasarkan tempat lahir atau lainnya. Tujuannya adalah agar program pemerintah berjalan tanpa kendala dan tepat sasaran.
“Kita harus mendorong program pemerintah yang baik. Tolong ego sektoral dihilangkan, kita minimal mendukung pemerintah dengan cara kita sendiri jangan ikut merecoki,” kata Mendes saat membuka Orientasi PPPK Tahun 2026 di Operational Room Kemendes PDT Jakarta, Kamis (23/4).
“Minimal di Kemendes kita terapkan desa binaan. Kita deklarasikan desa binaan Kemendes. Kita bina menggandeng para pihak, mengawal program yang sudah ada jadi tidak puyeng sendiri. Karena banyak program ke desa sekarang maka itu yang kita kawal,” dia menambahkan.
Mendes Yandri Ajak BUMN dan Swasta Tingkatkan Kepedulian terhadap Desa
Percepatan KDKMP, Mendes Minta Kades dan Pengurus Kopdes Dilibatkan
Mendes Puji Jaga Desa, Lindungi Kades dari Oknum Ganggu Pembangunan Desa
Seruan ini disampaikan Mendes Yandri karena muara setiap program pemerintah berada di desa seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), penanganan stunting, pengentasan kemiskinan, dan lain sebagainya.
Oleh karena itu menjadi wajib bagi pegawai Kemendes PDT untuk terlibat secara maksimal sesuai dengan wewenang masing-masing.
Selain itu, Mendes juga berpesan agar peserta orientasi benar-benar menyimak setiap materi yang disampaikan khususnya dalam memahami tugas dan fungsi serta unit kerja di Kemendes PDT.
Harapannya agar peran pegawai bisa dilaksanakan secara maksimal baik di dalam maupun di luar kantor sehingga tidak ada satu pun desa yang berstatus tertinggal dan kualitas SDM Indonesia benar-benar meningkat.
“Orientasi ini harus sungguh-sungguh jangan sampai nggak paham sama rumah sendiri. Jangan sampai nggak ngerti soal Kemendes PDT. Ini adalah kelembagaan yang kita bawa maka keberhasilan Kemendes ini ya tergantung Bapak Ibu sekalian. Yang kita urus Indonesia bukan beberapa daerah saja,” katanya.
Sementara itu, materi yang akan disampaikan adalah tentang pengenalan organisasi kementerian serta pengenalan nilai dan etika instansi pemerintah.
Dari materi-materi tersebut, para peserta diharap menjadi petarung yang handal dan siap membangun desa di seluruh Indonesia tanpa meninggalkan aturan yang berlaku.
Hadir dalam pembukaan orientasi tersebut di antaranya Sekjen Taufik Madjid, Kepala BPSDM Agustomi Masik, Kepala BPI Mulyadin, dan Irjen Masyhudi.
Sementara peserta yang berjumlah 492 orang terdiri dari PPPK angkatan 2024 dan 2025 mengikuti kegiatan secara daring dan luring.