Kamis, 23/04/2026 11:24 WIB
London, Jurnas.com - Manajemen Chelsea secara resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Liam Rosenior pada Rabu (23/4) waktu setempat menyusul rentetan hasil negatif yang diderita klub asal London tersebut.
Keputusan ini diambil setelah The Blues mengalami lima kekalahan beruntun di kompetisi Liga Inggris, yang membuat peluang mereka untuk lolos ke Liga Champions musim depan semakin terancam.
Melalui pernyataan resmi di laman klub pada Kamis (23/4), pihak manajemen menyampaikan apresiasi atas dedikasi yang diberikan pelatih berkebangsaan Inggris tersebut selama berada di Stamford Bridge dengan menyatakan bahwa Chelsea mengucapkan terima kasih kepada Rosenior yang telah bekerja keras selama menjadi bagian dari The Blues sejak awal tahun ini.
Liam Rosenior sendiri mulai menjabat sebagai pelatih kepala pada 8 Januari 2026 untuk menggantikan posisi Enzo Maresca.
PM Spanyol: Kita Harus Hentikan Netanyahu
Pemprov DKI Tegaskan Sanksi Sekolah Swasta Gratis yang Lakukan Pungli
Sumpah Warga Binaan, Lapas Kotabumi Tegaskan Tanpa Narkoba dan Pungli
Selama masa kepemimpinannya, ia telah mendampingi tim dalam 23 pertandingan dengan torehan rata-rata 1,52 poin per laga.
Meskipun sempat membawa harapan baru dengan mengantar Chelsea melaju hingga babak 16 besar Liga Champions, langkah mereka akhirnya terhenti setelah disingkirkan oleh raksasa Prancis, Paris Saint-Germain.
Sayangnya, performa domestik yang merosot tajam dalam beberapa pekan terakhir menjadi alasan kuat bagi dewan klub untuk segera melakukan perubahan di kursi kepelatihan.
Guna mengisi kekosongan posisi tersebut, Chelsea menunjuk Calum McFarlane sebagai pelatih interim yang akan memimpin tim hingga akhir musim ini.
Tugas besar kini menanti McFarlane untuk membangkitkan mental para pemain demi mengejar slot kompetisi Eropa musim depan dan menjaga asa meraih gelar juara di ajang Piala FA.
Penunjukan pelatih sementara ini diharapkan mampu memberikan stabilitas jangka pendek di saat klub terus bergerak aktif mencari pengganti permanen yang akan memimpin proyek jangka panjang The Blues.
Saat ini, manajemen klub sedang berusaha mencari pengganti jangka panjang Rosenior agar Chelsea dapat kembali bersaing di papan atas.
Dengan kompetisi yang sudah memasuki fase krusial, keputusan ini dianggap sebagai langkah darurat untuk menyelamatkan sisa musim dan memastikan klub tetap kompetitif di berbagai ajang yang masih diikuti.
Para penggemar kini menantikan perubahan taktik dan semangat baru di bawah arahan McFarlane saat Chelsea mencoba mengakhiri tren kekalahan mereka di sisa jadwal Liga Inggris.