DPR RI Dorong Pemerintah Mitigasi Kenaikan Harga BBM

Selasa, 21/04/2026 17:48 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai dampak lanjutan dari ketegangan geopolitik global terhadap kondisi ekonomi nasional. Salah satu yang menjadi sorotan adalah kenaikan harga minyak dunia yang turut memengaruhi harga BBM non-subsidi di dalam negeri.

Menurutnya, situasi ini berpotensi berdampak pada daya beli masyarakat, terutama jika terjadi pergeseran konsumsi dari BBM non-subsidi ke subsidi. Oleh karena itu, pemerintah diminta mengambil langkah antisipatif agar tekanan ekonomi tidak semakin dirasakan masyarakat.

"DPR meminta kepada pemerintah untuk memitigasi segala hal yang kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi," kata Puan saat memberikan keterangan pers pasca Rapat Paripurna di Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (21/4).

Transparansi kebijakan, kata Puan, menjadi kunci penting dalam menjaga kepercayaan publik. Pemerintah perlu memberikan penjelasan yang jelas terkait alasan kenaikan harga, durasi kebijakan, serta proyeksi ke depan.

“Pemerintah harus mampu memitigasi kesiapan terkait harga BBM. Adanya kenaikan BBM non-subsidi harus disertai prinsip keadilan, serta penjelasan yang transparan mengenai alasan kenaikan, durasinya, dan apakah harga tersebut akan terus meningkat atau tidak. Evaluasi pun harus disampaikan secara berkala," kata Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Lebih lanjut, DPR juga meminta pemerintah untuk menyiapkan langkah mitigasi terhadap berbagai kemungkinan yang dapat terjadi akibat dinamika global yang belum pasti. Hal ini penting agar Indonesia tetap mampu menjaga stabilitas ekonomi di tengah tekanan eksternal.

“Kita juga belum mengetahui dengan situasi geopolitik yang terjadi, apakah perang ini akan berlanjut atau stop. Namun sebagai negara, walaupun tidak secara langsung terimbas, kita harus siap mengantisipasi dan memitigasi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi," pungkasnya.

TERKINI
Biji Kelor Bisa Bersihkan Mikroplastik dari Air Minum, Ini Hasil Studinya Awalnya Diabaikan, Fosil Tengkorak Hancur Ini Kini Ubah Sejarah Dinosaurus Pansus RUU HPI DPR Bahas Nasib Pekerja Migran Rukun Haji yang Tidak Boleh Dilewatkan, Apa Saja?