Selasa, 07/04/2026 09:01 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Kepala organisasi intelijen Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Majid Khademi, tewas dalam serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh pihak IRGC melalui pernyataan resmi pada Senin (6/4) waktu setempat.
Mengutip laporan kantor berita semiresmi Fars, IRGC menyebut Khademi meninggal dunia akibat serangan "Amerika-Zionis" dalam rangkaian konflik yang mereka sebut sebagai "perang ketiga yang dipaksakan".
"Kepala organisasi intelijen IRGC, Majid Khademi, meninggal pagi ini akibat serangan Amerika-Zionis selama perang ketiga yang dipaksakan," kata IRGC.
Iran dan Pakistan Bertemu Bahas Proposal Perdamaian Perang
AS Tunda Jual Senjata ke Taiwan, Prioritaskan Operasi di Iran
IRGC: Sedikitnya 30 Kapal Telah Lewati Selat Hormuz
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyebut kematian Khademi sebagai akibat dari “kegagalan” AS dan Israel di medan perang.
Gugurnya Khademi tidak akan melemahkan angkatan bersenjata Iran, kata dia menegaskan.
"Pembunuhan dan kejahatan tidak dapat menggoyahkan cita-cita tanpa pamrih," ujar Khamenei dalam sebuah pesan terkait kematian Khademi.
Pemimpin tertinggi Iran itu mengatakan AS dan Israel telah "mengalami serangkaian kekalahan dalam perang yang dipaksakan kepada bangsa Iran, dan telah gagal menjalankan rencana jahat mereka."