Senin, 23/03/2026 20:32 WIB
Kota Vatikan, Jurnas.com - Pemimpin Spritual Umat Katolik, Paus Leo XIV, mengkritik keras serangan udara yang kerap menimbulkan korban dari warga sipil, berkaca pada perang AS-Israel terhadap Iran. Menurut dia, serangan model ini harus dilarang.
Paus pertama dari AS ini tidak secara spesifik menyebutkan konflik yang meluas dalam pertemuan dengan para eksekutif dan staf dari ITA Airways Italia, tetapi dia mengecam keras penggunaan kekuatan udara dalam peperangan.
"Tidak seorang pun seharusnya takut bahwa ancaman kematian dan kehancuran mungkin datang dari langit," kata Paus dikutip dari Reuters pada Senin (23/3).
"Setelah pengalaman tragis abad ke-20, pengeboman udara seharusnya diharamkan selamanya. Namun hal itu masih terjadi. Ini bukan kemajuan, ini adalah kemunduran!" dia menambahkan.
Tegas, Pakistan Larang AS dan Iran Targetkan Wilayah Saudi
Blokade AS Mulai Lemahkan Kapasitas Produksi Minyak Iran
Kapal Prancis Diserang di Selat Hormuz, Sejumlah Kru Terluka
Paus sebelumnya berulang kali menyerukan gencatan senjata dalam perang Iran. Pada Minggu (22/3) kemarin, dia menyebut konflik tersebut skandal bagi seluruh umat manusia.
Sebagaimana diketahui, ITA Airways yang dikendalikan oleh Lufthansa Jerman sekaligus penerus maskapai penerbangan nasional Alitalia yang bangkrut, merupakan maskapai yang biasanya menerbangkan Paus dari Roma ketika melakukan perjalanan ke luar negeri.