Korsel Pertimbangkan Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Senin, 16/03/2026 00:58 WIB

Jakarta. Jurnas.com - Pemerintah Korea Selatan tengah mengkaji secara mendalam permintaan Presiden AS Donald Trump terkait pengiriman armada kapal ke Selat Hormuz.

Langkah ini diambil menyusul ketegangan di jalur logistik minyak utama kawasan Teluk tersebut yang sempat terhambat akibat konflik Iran dengan AS dan Israel.

Pihak Blue House (Kantor Kepresidenan Korsel) menyatakan pihaknya terus memantau pernyataan Trump di media sosial.

Sebelumnya, Trump mendesak negara-negara yang menggantungkan pasokan minyaknya dari selat tersebut, termasuk China, Prancis, Jepang, dan Inggris, untuk ikut menjamin keamanan navigasi dari pembatasan sepihak yang dilakukan Iran.

Menanggapi situasi tersebut, pejabat berwenang Seoul menekankan pentingnya stabilitas di perairan internasional.

"Keamanan jalur maritim internasional dan kebebasan navigasi sejalan dengan kepentingan semua negara dan dilindungi oleh hukum internasional," kata pejabat itu.

Lebih lanjut, Seoul berharap agar ketegangan di wilayah tersebut segera mereda demi kelancaran distribusi energi dunia.

"Berdasarkan hal itu, kami berharap jaringan logistik maritim global segera kembali normal," katanya. (Yonhap/OANA)

TERKINI
Deretan Peristiwa Besar Islam di Bulan Zulkaidah Menteri PPPA Mohon Maaf Usul Gerbong Perempuan Dipindah Pascalaka Kereta Tolak Biaya Tambahan, Uni Eropa Serukan Akses Bebas di Selat Hormuz Bulan Zulkaidah Disebut Bulan Apit di Jawa, Begini Asal Usul dan Maknanya