Jum'at, 13/03/2026 21:39 WIB
Washington, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, menyatakan bahwa pihaknya siap mengawal kapal-kapal yang akan melalui Selat Hormuz jika diperlukan.
Hal ini disampaikan dalam wawancara bersama Fox News, seiring dengan penutupan jalur yang selama ini menjadi urat nadi perdagangan minyak dan gas (migas) global tersebut.
"Kami akan melakukannya jika diperlukan. Tapi, Anda tahu, mudah-mudahan semuanya akan berjalan dengan baik. Kita akan lihat apa yang terjadi," kata Trump dikutip dari Reuters pada Jumat (13/3).
Sebelumnya, Trump juga mengklaim kemenangan atas Iran pasca serangan perdana bersama Israel menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei.
Menlu Korsel dan Iran Bahas Keamanan Pelayaran di Selat Hormuz
Pangkalan Militer AS di Yordania Diserang, Jet F-15 dan A-10 Rusak
Penasihat Senior Peringatkan Trump Konflik Iran Bisa Berlarut hingga 2029
Menurut dia, kini Iran sudah tidak memiliki kemampuan militer lantaran serangan rudal dan drone yang ditembakkan ke sejumlah negara mengakibatkan pasokan amunisi terus menipis.
"Kami akan menyerang mereka dengan sangat keras selama minggu depan," ujar Trump kepada Fox News Radio.
Diketahui, komentar Trump muncul ketika AS dan sebagian besar negara mengalami lonjakan harga migas seiring dengan konflik Timur Tengah yang memasuki hari ke-12. Harga minyak mencapai USD$100 per barel pada Jumat ini.