Sahroni Minta Polisi Tertibkan Kelompok yang Gedor Warga di Medan

Jum'at, 13/03/2026 17:58 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Viral di media sosial, video segerombolan orang menggedor-gedor mengganggu penghuni kos di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Orang-orang tersebut diduga sempat menawarkan bubuk abate atau pembasmi jentik nyamuk. Namun penghuni diduga ketakutan dengan aksi mereka.

Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Harles Gultom menyebut, sekelompok orang yang datang ke kos tersebut ternyata hanya menawarkan obat-obatan.

Menanggapi kejadian tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta pihak kepolisian tetap mengambil langkah tegas agar praktik seperti itu tidak menjadi kebiasaan yang meresahkan masyarakat.

“Menurut saya, polisi tetap perlu menertibkan kelompok tersebut karena memang sangat mengkhawatirkan dan meresahkan masyarakat. Hal-hal seperti ini kalau dibiarkan bisa mengindikasikan potensi aksi kriminal lanjutan. Apalagi mereka sampai menggedor-gedor pintu kamar kos, padahal itu jelas ranah privasi para penghuni. Wajar para penghuni ketakutan,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Jumat (13/3).

Sahroni menilai cara menawarkan produk dengan mendatangi langsung hingga ke depan pintu kamar terkesan memaksa dan berpotensi menimbulkan rasa takut bagi masyarakat.

“Kalau terus dibiarkan, lama-lama orang menawarkan produk bisa jadi seperti memaksa bahkan mengancam. Datang sampai ke depan pintu kos atau rumah, itu tentu membuat orang tidak nyaman. Jadi harus ada sikap tegas dari kepolisian, minimal peneguran agar praktik seperti ini tidak berulang dan tidak jadi kebiasaan. Meresahkan masyarakat,” tegas Sahroni.

TERKINI
Sepekan Operasional Haji 2026, 34.657 Jemaah Diberangkatkan ke Tanah Suci Ini Doa agar Selamat dan Tenang Selama Perjalanan Jauh Peringatan Hari Puisi Nasional Setiap 28 April, Ini Sejarah dan Tujuannya 28 April 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini