Jum'at, 13/03/2026 05:11 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama berkolaborasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) dan Baznas dalam penyaluran bantuan sosial.
Program ini berhasil mengumpulkan 2 juta bingkisan yang menyasar masyarakat membutuhkan di 34 provinsi dengan fokus utama pada 8 wilayah.
Abu Rokhmad selaku Dirjen Bimas Islam menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari konsolidasi besar untuk menyejahterakan masyarakat berkategori miskin.
"Alhamdulillah kita berhasil mengumpulkan 2 juta bingkisan untuk kita serahkan kepada mereka yang membutuhkan," kata Abu Rokhmad di Jakarta, pada Kamis (12/3).
Anggota DPR: Pembaruan DTSEN Kunci Bantuan Sosial Tepat Sasaran
Kemenag Pastikan ABT Tunjangan Profesi Guru dan Dosen 2025 Siap Dicairkan
Matahari Tepat di Atas Kabah, Kemenag Verifikasi Arah Kiblat 725.669 Titik
Ia berharap inisiatif tersebut tidak berhenti pada pemberian yang bersifat konsumtif, melainkan berlanjut pada program produktif untuk meningkatkan taraf hidup warga.
Bantuan ini ditujukan bagi masyarakat yang masuk dalam kriteria fakir, miskin, serta anak-anak yatim guna memberikan kegembiraan menjelang hari raya.
"Kita berharap tidak hanya berhenti pada hal-hal yang sifatnya konsumtif, dan bisa kita lanjutkan ke yang lebih produktif ya," ucapnya.
Menjelang Idulfitri yang tinggal sepekan lagi, Abu Rokhmad mengajak umat Islam untuk segera menunaikan kewajiban zakat fitrah maupun zakat mal.
Pihaknya mendorong masyarakat yang memiliki kelebihan harta agar memanfaatkan waktu yang tersisa untuk melipatgandakan amal saleh melalui infak dan sedekah.
"Kita tunggu kehadiran Bapak-Ibu, yang memiliki kelebihan harta untuk membayar zakat segera, karena itu sangat dibutuhkan oleh mereka yang berhak menerimanya," tuturnya.
Penyaluran zakat yang lebih awal dinilai sangat krusial agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh para penerima sebelum pelaksanaan hari raya tiba.
Kolaborasi antarlembaga ini menjadi kekuatan kunci dalam memastikan bantuan tersampaikan secara merata dan tepat sasaran di seluruh penjuru nusantara.