Senin, 09/03/2026 05:05 WIB
Miami, Jurnas.com - Investasi besar-besaran Inter Miami untuk memboyong Lionel Messi terbukti membuahkan hasil manis.
Pemilik bersama klub, Jorge Mas, mengungkapkan bahwa megabintang asal Argentina tersebut menerima paket kompensasi total senilai 70 juta hingga 80 juta dolar AS (sekitar Rp1,1 triliun hingga Rp1,2 triliun) per tahun, yang mencakup gaji, berbagai kompensasi, hingga kepemilikan saham.
“Saya membayar Messi, dan itu sepadan dengan setiap sen, tetapi nilainya 70 juta hingga 80 juta dolar AS per tahun. Secara keseluruhan,” kata Mas dikutip dari ESPN pada Senin (9/3).
Meskipun gaji dasar Messi di MLS tercatat sebesar 12 juta dolar AS, pendapatan totalnya melonjak tajam berkat kesepakatan komersial strategis.
Berbagai Rekor Ajaib di Piala Dunia yang Sulit Dipecahkan hingga Kini
Bernardo Silva Cetak Sejarah Baru di Liga Inggris
Chelsea Resmi Pecat Liam Rosenior
Inter Miami memanfaatkan kerja sama dengan jenama global seperti Adidas dan pembagian keuntungan hak siar dari Apple untuk menutup biaya gaji fantastis sang pemain.
Kehadiran peraih delapan Ballon d`Or ini bukanlah sebuah kebetulan. Presiden operasi bisnis klub, Xavier Asensi, membeberkan bahwa strategi telah disusun sejak jauh hari, termasuk klausul kontrak sponsor unik sejak 2021 yang nilainya akan berlipat ganda jika klub berhasil merekrut pemain kelas dunia.
“I tidak percaya pada keberuntungan. Definisi keberuntungan adalah ketika persiapan bertemu dengan kesempatan,” ujar Asensi.
Dampak Messi Effect sangat terasa di segala sisi. Secara finansial, valuasi Inter Miami kini menembus 1,45 miliar dolar AS, meningkat 22 persen dalam setahun dan menjadikannya klub paling berharga di Major League Soccer.
Di lapangan hijau, prestasi klub meroket dengan raihan trofi Leagues Cup, Supporters’ Shield, MLS Cup, hingga tiket menuju Piala Dunia Antarklub.
Saat ini, Messi masih terikat kontrak bersama tim berlogo burung bangau tersebut hingga akhir musim 2028.