Rabu, 04/03/2026 17:30 WIB
Moskow, Jurnas.com - Kementerian Perhubungan Rusia pada Rabu (4/3) menuding drone laut Ukraina menyerang kapal pengangkut gas alam cair (LNG) Rusia, Arctic Metagaz, yang terbakar di Laut Mediterania sehari sebelumnya.
Apabila tuduhan itu terkonfirmasi, maka serangan tersebut akan menjadi pertama kalinya Ukraina menargetkan kapal LNG Rusia sejak perang kedua negara berlangsung.
Dikutip dari Reuters, Dinas Keamanan Ukraina (SBU) belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait insiden tersebut.
Sejak konflik pecah, Ukraina kerap menyerang kilang minyak dan infrastruktur energi Rusia lainnya dalam upaya mengurangi pendanaan bagi mesin perang Moskow.
Eropa Kekurangan Mesin Jet untuk Sokong Program Drone Ukraina
Drone Nyasar di Finlandia, Ukraina Buru-Buru Minta Maaf
Pelabuhan Minyak Terbesar Rusia Rusak Dihantam Drone Ukraina
Kementerian Perhubungan Rusia menyatakan seluruh 30 awak kapal yang merupakan warga negara Rusia dalam kondisi selamat.
"Kami mengkualifikasikan apa yang terjadi sebagai tindakan terorisme internasional dan pembajakan maritim, pelanggaran berat terhadap norma fundamental hukum laut internasional," demikian pernyataan resmi kementerian.
Menurut Rusia, kapal yang membawa muatan dari pelabuhan Arktik Murmansk itu diserang di dekat perairan internasional yang berbatasan dengan Malta. Moskow juga menyampaikan terima kasih kepada layanan penyelamatan Malta atas respons mereka.
Kementerian itu menambahkan bahwa drone laut Ukraina dilaporkan melancarkan serangan dari pesisir Libya.
Hingga kini, manajer kapal yang berbasis di Rusia, LLC SMP Techmanagement, serta produsen LNG terbesar Rusia, Novatek, belum memberikan komentar atas insiden tersebut.