Kapolri Tolak Jadi Kementerian, Habiburokhman: Sesuai Keinginan Presiden

Kamis, 29/01/2026 16:03 WIB

 

Jakarta, Jurnas.com - Pernyataan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo soal penolakan wacana Polri berkedudukan di bawah kementerian sesuai dengan keinginan Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu sebagaimana diutarakan Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman kepada wartawan, Kamis (29/1).

Politikus Gerindra ini beranggapan bahwa Presiden Prabowo mengungkapkan Polri idealnya berkedudukan langsung di bawah Presiden.

"Sudah sesuai dengan pernyataan Pak Prabowo 18 September 2023 yang sangat tegas, jelas dan detail menginginkan posisi Polri bawah Presiden langsung," kata Habiburokhman.

Dia menekankan bawa Jenderal Listyo 100 persen loyal kepada Presiden Prabowo.

Dia menegaskan bahwa pembentukan tim reformasi internal Polri yang dilakukan sebelum tim percepatan reformasi Polri yang dibentuk oleh Presiden justru merupakan bentuk loyalitas dari Listyo untuk merespons keinginan Prabowo.

"Langkah tersebut merupakan inisiatif dalam konteks yang sangat baik dan positif," kata dia.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam rapat kerja Komisi III DPR RI bersama Kapolri dan Kapolda seluruh Indonesia di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (26/1), secara tegas menolak Polri berada di bawah kementerian.

“Saya tegaskan bahwa di hadapan Bapak-bapak dan Ibu-ibu sekalian dan seluruh jajaran, bahwa saya menolak polisi di bawah kementerian,” katanya.

 

 

 

TERKINI
Komisi X DPR Apresiasi Piala Presiden Libatkan Klub Liga 4 dari 38 Provinsi Legislator PDIP: Bebaskan 5 WNI, HAM Jangan Tersandera Geopolitik Tujuh Peristiwa Bersejarah yang Terjadi di Bulan Zulhijjah KPK Periksa 12 Pegawai Bea Cukai Terkait Korupsi