Kamis, 29/01/2026 09:55 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Pagi ini, Kamis (29/1/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali anjlok 8% ke level 7.654 imbas sentimen negatif MSCI.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melakukan pembekuan sementara perdagangan saham atau trading halt, 30 menit setelah pembukaan sesi.
Perdagangan akan dilanjutkan pada pukul 09:56:01 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan. Tindakan ini dilakukan karena terdapat penurunan IHSG yang mencapai 8 persen.
Kebijakan tersebut mengacu pada Peraturan Bursa Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas, serta ketentuan yang diatur lebih lanjut dalam Surat Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00002/BEI/04-2025.
44 Pelaut Iran Dilaporkan Tewas dalam Perang Melawan AS-Israel
Harga Minyak Kembali Naik karena Belum Ada Tanda Berakhirnya Perang Iran
Penyeberang di Lintas Ulee Lheue-Balohan Wajib Beli Tiket Secara Online
BEI menegaskan bahwa penghentian sementara perdagangan merupakan prosedur standar yang diterapkan ketika terjadi penurunan IHSG dalam batas tertentu, guna memberikan waktu bagi pelaku pasar untuk mencermati kondisi dan mencegah volatilitas yang berlebihan.
Sekadar informasi, IHSG dibuka di level 8.027 dengan level tertingginya di level 8.049 dan terendah di level 7.654, Tercatat pada perdagangan pagi ini, hanya ada 34 emiten saham yang mengalami penguatan, 694 saham tertekan, dan 230 saham stagnan.
Pelemahan IHSG didorong oleh penurunan signifikan emiten saham di sektor energi dan infrastruktur. Kedua sektor tersebut pada pagi hari kompak mengalami pelemahan di atas 8 persen. Sementara untuk sektor non primer, properti, dan barang baku, masing masing melemah diatas 6 persen sejak pembukaan pagi hari.
Keyword : IHSG Anjlok Trading Halt Bursa Efek Indonesia