Jum'at, 23/01/2026 13:15 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, mengatakan bahwa Universitas Al Azhar di Kairo, Mesir, memberi sinyal positif atas kerja sama yang dijalin antara Indonesia dan Mesir.
“Al-Azhar sangat mendukung kerja sama antara kedua negara, bukan saja dari soal pendidikan, tapi berbagai macam kepentingan sebagai sesama negara mayoritas Muslim yang moderat,” kata Menag dalam keterangan resmi Kemenag, dikutip pada Jumat (23/1).
Hal tersebut disampaikan Menag Nasaruddin sepulang dari kunjungan kerja ke Mesir atas mandat Presiden Prabowo, di Tangerang, Kamis (22/1).
Menag menjelaskan bahwa Al Azhar siap memberikan asistensi kepada perguruan tinggi keagamaan di Indonesia, baik negeri maupun swasta. Tujuannya, menguatkan kapasitas institusi agar menghasilkan lulusan yang lebih kompeten.
Menag: Studi Teologi di Indonesia Masuk 30 Besar Dunia
MAKI Dorong DPR Bentuk Panja Usut Polemik Pengalihan Tahanan Yaqut
Tiba di KPK, Yaqut Bersyukur Bisa Lebaran di Rumah
“Al-Azhar bersedia untuk memberikan asistensi terhadap perguruan tinggi-perguruan tinggi, terutama perguruan tinggi negeri, UIN, IAIN, dan PTKIS untuk kendali mutu,” lanjutnya.
"Al-Azhar juga bersedia untuk mengirim dosen-dosen yang diperlukan oleh Indonesia, terutama Bahasa Arab dan juga 200 sampai 1000 tenaga ahli Bahasa Arab Mesir bersedia untuk datang ke Indonesia," sambungnya.
Dikatakan Menag, pada April 2026, Pemerintah Mesir berencana melakukan kunjungan ke Indonesia untuk penandatanganan MoU dan membahas lebih lanjut program-program strategis yang akan dijalin antara Indonesia dan Mesir.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat pendidikan tinggi Islam di Indonesia seiring dengan pengembangan pendidikan dan pembelajaran yang semakin relevan dengan kebutuhan zaman.
Keyword : Menteri AgamaNasaruddin UmarUniversitas Al-AzharKairo MesirKampus KeagamaanMutu Pendidikan