Kamis, 22/01/2026 11:10 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Sulawesi Selatan tidak hanya kaya akan kuliner, alam, dan sejarah, tetapi juga menyimpan julukan-julukan unik untuk setiap kota dan kabupatennya.
Julukan-julukan ini bukan sekadar simbol kebanggaan, melainkan mencerminkan karakter, budaya, dan potensi lokal. Dari Kota Daeng hingga Bumi Massenrempulu, Sulawesi Selatan menunjukkan kekayaan identitas lokal yang membuat setiap kota dan kabupaten unik dan menarik untuk dijelajahi.
Makassar dijuluki Kota Daeng karena gelar “Daeng” dalam tradisi Bugis-Makassar disematkan kepada figur yang dihormati dan berilmu. Julukan ini kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Makassar, menandakan sopan santun dan nilai adab dalam komunikasi.
Palopo – Kota IdamanPalopo dikenal sebagai Kota Idaman, menawarkan suasana damai, pembangunan tertata, dan fasilitas lengkap yang membuat kota ini nyaman untuk ditinggali maupun dikunjungi. Julukan ini mencerminkan aspirasi masyarakat akan kota yang ideal.
Berhak Sebagai PAW DPR RI, Putri Dakka Kirim Surat ke Surya Paloh
Mengenal Asal Usul Nama Gunung Bulusaraung di Sulawesi Selatan
5 Wisata Alam di TN Bantimurung Bulusaraung Sulsel yang Wajib Dikunjungi
Parepare – Kota Bandar Madani / Kota Cinta Habibie-Ainun
Parepare memiliki julukan ganda: Kota Bandar Madani karena pelabuhan modern dan budaya yang beradab, serta Kota Cinta Habibie-Ainun karena menjadi tempat kelahiran Presiden B.J. Habibie. Monumen Cinta Sejati Habibie-Ainun menjadi daya tarik wisata sekaligus simbol kebanggaan kota.
Soppeng – Kota Kalong
Julukan Kota Kalong muncul karena populasi kelelawar yang melimpah di pepohonan kota. Fenomena ini menjadi daya tarik wisata unik dan menambah karakter tersendiri bagi Soppeng.
Sinjai – Bumi Panrita Kitta
Panrita Kitta berarti “Kaum Cendekia”, menegaskan Sinjai sebagai wilayah yang memegang nilai pendidikan dan literasi tinggi sejak zaman dahulu.
Pinrang – Bumi Lasinrang
Pinrang dijuluki Bumi Lasinrang, mengacu pada kerajaan kuno yang pernah ada di daerah ini. Julukan ini menjadi pengingat sejarah dan nilai-nilai luhur yang tetap hidup dalam masyarakat.
Bone – Bumi Arung Palakka
Julukan ini merujuk pada pahlawan sekaligus Raja Bone ke-15, Arung Palakka, yang berjuang memerdekakan Bugis dari penjajahan. Julukan Bumi Arung Palakka menjadi identitas sejarah yang membanggakan.
Enrekang – Bumi Massenrempulu
Deretan pegunungan dan alam yang subur membuat Enrekang dijuluki Bumi Massenrempulu. Daerah ini terkenal dengan kopi berkualitas, sayur-sayuran segar, dan pemandangan alam menawan, termasuk Puncak Gunung Nona.
Pangkep – Kota Sop Saudara
Kabupaten Pangkep memiliki terkenal dengan julukan Kota Sop Saudara, yang menandakan kekayaan kuliner, dan keunikan khas daerah ini. Sop saudara merupakan makanan khas dari Kabupaten Pangkep. Nama sop saudara terinspirasi dari warung Coto Paraikatte, warung coto legendaris.
Sop saudara adalah kuliner legendaris khas Pangkep berbahan dasar daging sapi yang diolah dengan berbagai rempah. 8 Februari 2026 mendatang, menandai hari jadi Pangkep ke-66.
Pangkep, selain dikenal dengan julukan Kota Sop Saudara, juga memiliki keindahan alam menakjubkan di antaranya ada Gunung Bulusaraung, salah satu ikon wisata yang menarik pendaki dan penggemar alam.