Senin, 19/01/2026 16:42 WIB
Jakarta, Jurnas.com - DPR RI terbuka dengan usulan menggunakan pemungutan suara elektronik atau e-Voting dalam Pemilihan Umum (Pemilu).
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyebutkan bahwa usulan tersebut dapat menghemat anggaran.
Jaga Daya Beli, Legislator Minta APBN 2027 Berpihak pada Kelas Menengah
Anggota DPR: Kenaikan BBM Non-Subsidi Gerus Daya Beli Kelas Menengah
Piala Dunia 2026 Dinilai Mampu Ciptakan Efek Berganda bagi Ekonomi Lokal
"Yang pertama segala sesuatu yang baik untuk Pemilu kan tentunya pasti akan dibicarakan," kata dia di Kompleks Parlemen Jakarta, Senayan Jakarta, Senin (19/1).
"Nah termasuk memang kita menuju ke arah teknologi yang lebih maju. Kalau itu pake e-voting kan sebenarnya banyak penghematan-penghematan," imbuhnya.
Kendati begitu, Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini menilai, untuk menerapkan sistem tersebut diperlukan adanya kajian yang lebih mendalam, mengingat banyaknya persoalan yang dapat ditimbulkan seperti yang terjadi di sejumlah negara yang telah menggunakan e-voting.
"Di negara-negara lain juga ada yang dilakukan e-voting. Tapi juga sebagian partai politik ini, di negara lain ya, bukan di sini, itu juga kreatif-kreatif. Sehingga e-votingnya itu bisa kalau berapa jam kadang-kadang hasilnya bisa berubah," terang Dasco.
"Nah ini yang perlu kemudian kita pelajari benar bagaimana kemudian kalo e-voting itu dilakukan di Indonesia. Itu satu yang bagus. Tapi hal pengamanan dari teknologinya Itu yang juga perlu dikaji, semua nanti dikaji," imbuhnya.
Keyword : Warta DPR Sufmi Dasco Ahmad Politikus Gerindra pemungutan suara e-Voting Pemilu hemat anggaran