Negara Eropa Kecam Ancaman Tarif AS soal Greenland

Senin, 19/01/2026 12:30 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Delapan negara Eropa, yakni Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Belanda, Norwegia, Swedia, dan Inggris pada Minggu (18/1) menyampaikan sikap bersama menentang ancaman tarif terbaru dari Amerika Serikat yang dikaitkan dengan isu Greenland.

Mereka menegaskan komitmen untuk menjaga keamanan kawasan Arktik sekaligus mempertahankan kedaulatan masing-masing negara.

Dalam pernyataan bersama, negara-negara tersebut menilai kebijakan tarif berpotensi merusak hubungan lintas Atlantik dan memperburuk ketegangan yang ada.

"Ancaman tarif merusak hubungan transatlantik dan berisiko terus memperburuk hubungan. Kami akan terus bersatu dan terkoordinasi dalam tanggapan kami. Kami berkomitmen untuk menjunjung tinggi kedaulatan kami," tulis pernyataan tersebut.

Pernyataan itu juga menegaskan kembali komitmen delapan negara untuk memperkuat keamanan Arktik sebagai kepentingan bersama antara Eropa dan Amerika Utara.

"Latihan Denmark yang telah dikoordinasikan sebelumnya, `Arctic Endurance`, yang dilakukan bersama Sekutu, menanggapi kebutuhan ini. Latihan ini tidak menimbulkan ancaman bagi siapa pun," tegas pernyataan tersebut.

Selain itu, negara-negara tersebut menyatakan dukungan penuh kepada Denmark dan Greenland di tengah meningkatnya tekanan politik dan ekonomi.

"Dengan melanjutkan proses yang dimulai pekan lalu, kami siap untuk terlibat dalam dialog berdasarkan prinsip-prinsip kedaulatan dan integritas teritorial yang kami dukung dengan teguh," tambahnya.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu (17/1) mengumumkan rencana penerapan tarif sebesar 10 persen terhadap barang-barang dari Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia mulai 1 Februari.

Tarif tersebut disebut akan naik menjadi 25 persen pada Juni, hingga tercapai kesepakatan terkait “pembelian Greenland secara lengkap dan total.”

Menanggapi langkah Washington, para pemimpin Eropa menyatakan siap mengambil respons bersama dan terkoordinasi untuk menghadapi kebijakan tersebut.

Sumber: Anadolu

TERKINI
Parlemen Lebanon Sebut Hizbullah Bertindak Melawan Kehendak Rakyat Lebanon Tentara dan Pemukim Israel Lukai Warga Palestina di Dekat Hebron Trump Sebut Ia Bisa Bertemu Pemimpin Iran jika Kesepakatan Tercapai UNIFIL Catat 69 Pelanggaran Wilayah Udara Lebanon oleh Israel