Kemenkes Beri Layanan Kesehatan Gratis di Huntara Bencana Sumatra

Kamis, 15/01/2026 18:28 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Relawan Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra, termasuk warga dan pekerja yang tinggal dan beraktivitas di hunian sementara (huntara).

Dokter Relawan TCK Kemenkes, dr. Yuliana Nur Islami, menjelaskan sebagian besar pasien yang datang merupakan pekerja di sekitar huntara yang telah beraktivitas di lapangan selama kurang lebih satu bulan dengan keluhan kesehatan yang relatif serupa.

“Sebagian besar pasien mengeluhkan batuk, pilek, nyeri tenggorokan, serta pegal-pegal otot. Keluhan ini banyak dialami oleh para pekerja di sekitar huntara yang sudah cukup lama bekerja di lapangan,” ujar dr. Yuliana dalam keterangan resmi Kemenkes, Rabu (14/1).

Selain pelayanan pemeriksaan dan pengobatan, tim relawan juga melakukan upaya promotif dan preventif. Masyarakat mendapatkan obat-obatan sesuai indikasi medis, vitamin C, obat cacing, serta pembagian masker bagi anak-anak maupun orang dewasa.

dr. Yuliana menambahkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan mulai meningkat, terutama karena pelayanan yang diberikan bersifat gratis dan mudah diakses.

“Alhamdulillah, masyarakat di sekitar huntara sudah mulai sadar memanfaatkan fasilitas kesehatan gratis ini. Bahkan ada warga yang merasa kaget karena pelayanan kesehatan yang nyaman dan lengkap dapat diperoleh tanpa biaya,” tambahnya.

Kehadiran relawan TCK Kemenkes dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat dan pekerja di huntara. Iskandar, salah satu pekerja, mengaku sangat terbantu dengan layanan kesehatan yang tersedia di lokasi.

“Saya berobat karena batuk pilek dan radang tenggorokan. Dokter menyarankan untuk banyak minum dan saya juga diberikan obat. Saya sudah sekitar 10 hari bekerja di sini, dan dengan adanya relawan TCK Kemenkes sangat membantu karena tempat berobatnya dekat dan gratis,” ujar dia.

Melalui pelayanan kesehatan terpadu ini, Kemenkes berharap kondisi kesehatan masyarakat di hunian sementara tetap terjaga sehingga proses pemulihan pascabencana dapat berjalan secara optimal.

TERKINI
NRC Sebut Gencatan Senjata Lebanon `Momen Harapan` bagi Warga Sipil Fellowship Tanoto Foundation Cohort Dibuka, Ini Kriteria dan Jadwalnya PGRI Desak Pemerintah Buka CPNS Guru dan Setop Skema PPPK Myanmar Beri Amnesti untuk 4.335 Tahanan, Termasuk Suu Kyi