Senin, 12/01/2026 15:17 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi Menteri Pertahanan Bosnia dan Herzegovina Zukan Helez, di gedung Kementerian Pertahanan Bosnia dan Herzegovina, Sarajevo pada Minggu (11/1).
Kunjungan Menhan ini bertujuan memperkuat hubungan bilateral serta menjajaki pengembangan kerja sama strategis di bidang pertahanan dengan pemerintah Bosnia dan Herzegovina.
"Fokus utama mencakup penguatan industri pertahanan, pendidikan militer, transfer teknologi, serta dukungan bersama bagi upaya misi kemanusiaan dan perdamaian, di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa, sebagai wujud kontribusi bersama terhadap perdamaian dan stabilitas global," ujar Menhan dalam Siaran Pers Kemenhan.
Kesepakatan kerja sama itu diikat dalam sebuah Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani ke dua belah pihak.
Menhan AS Mendadak Copot Kepala Staf Angkatan Darat, Ada Apa?
Spanyol Tutup Wilayah Udara bagi Pesawat Militer AS
Akademisi Ingatkan Menhan Sjafrie: Fokus Urus Pertahanan Negara
"Hal ini menjadi bukti keseriusan kedua negara membangun kemitraan strategis yang saling menguntungkan dan berbasis kepercayaan," katanya.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan hubungan bilateral dan militer antara Indonesia dengan Bosnia dan Herzegovina dapat terjalin dengan baik.
Sejalan dengan hal tersebut, dalam rangkaian kunjungan kerja di Bosnia dan Herzegovina, Menhan RI beserta delegasi juga melaksanakan kunjungan ke fasilitas industri pertahanan Pretis.
Kunjungan ini menegaskan kebijakan pertahanan Indonesia yang terbuka terhadap penguatan kerja sama pertahanan dengan mitra internasional, sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif, serta diharapkan segera ditindaklanjuti guna mendukung kepentingan pertahanan kedua negara dan perdamaian dunia.