Senin, 12/01/2026 11:58 WIB
Washington, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengunggah sebuah tangkapan layar di akun Truth Social miliknya, yang menunjukkan dirinya disebut sebagai `presiden sementara Venezuela` mulai Januari 2026, sambil tetap mempertahankan posisinya sebagai Presiden AS.
Unggahan itu dibuat seperti halaman biografi Wikipedia dan memicu perhatian publik internasional. Klaim tersebut muncul setelah laporan penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, first lady Cilia Flores, oleh pasukan militer Amerika Serikat di Venezuela awal bulan ini.
Trump menyatakan bahwa dirinya telah mengambil alih situasi di negara Amerika Selatan tersebut sebagai bagian dari kepemimpinan yang sedang dijalankannya.
Namun, posisi presiden sementara yang sebenarnya dipegang oleh Delcy Rodríguez, yang telah diangkat sesuai konstitusi Venezuela menyusul peristiwa tersebut.
Zelensky Geram Trump Longgarkan Sanksi Minyak Rusia
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Trump Kekeh Mau Adang Kapal Iran
Trump Sebut Israel-Lebanon Sepakat Gencatan Senjata 10 Hari
Rodriguez membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa Venezuela memiliki pemerintahan yang sah serta rakyat yang tetap mengendalikan negara mereka.
Dalam sebuah pernyataan di acara komunitas di Negara Bagian Miranda, ia menekankan bahwa tidak ada kebingungan terkait kepemimpinan negara.
“Tidak ada ketidakpastian di sini. Rakyat Venezuela yang memegang kendali, dan ada sebuah pemerintahan, yaitu pemerintahan Presiden Nicolas Maduro,” ujar Rodríguez.
Ia juga berjanji tidak akan berhenti sedetik pun sampai Maduro dan Flores kembali ke Venezuela.
Peristiwa ini terjadi di tengah operasi militer dan hukum yang terus berlangsung antara Amerika Serikat dan Venezuela, termasuk pemberitaan bahwa Maduro menghadapi tuduhan hukum di AS terkait kegiatan narkotika dan terorisme yang dibantah oleh pemerintah Venezuela serta sekutunya.
Klaim Trump ini memicu perdebatan luas karena melibatkan isu kedaulatan negara, hukum internasional, dan hubungan bilateral yang sangat tegang antara kedua negara.
Sumber: Sputnik Via Antara