Cuaca Ekstrem Tewaskan Bayi di Gaza

Minggu, 11/01/2026 02:24 WIB

Gaza, Jurnas.com - Seorang bayi berusia tujuh hari dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu (10/1) pagi di wilayah Deir al-Balah, Jalur Gaza bagian tengah.

Kematian tersebut terjadi akibat paparan suhu dingin ekstrem yang disertai penurunan suhu secara drastis, sebagaimana dilaporkan sumber-sumber medis setempat.

Insiden ini menambah daftar korban jiwa akibat cuaca buruk yang melanda Jalur Gaza. Hingga kini, jumlah warga yang meninggal karena hawa dingin ekstrem dan kondisi cuaca yang tidak bersahabat dilaporkan telah melampaui angka 15 orang.

Situasi tersebut menggambarkan krisis kemanusiaan yang kian memburuk, terutama bagi anak-anak dan warga yang terpaksa mengungsi. Banyak di antara mereka tinggal di tenda-tenda darurat yang rapuh dan tidak mampu memberikan perlindungan memadai dari terpaan musim dingin.

Di tengah badai, hujan, dan suhu rendah yang berkepanjangan, warga Jalur Gaza juga menghadapi keterbatasan tempat tinggal, minimnya layanan kesehatan, serta kelangkaan bahan bakar untuk pemanas. Kondisi ini semakin memperparah penderitaan masyarakat yang sudah berada dalam situasi darurat berkepanjangan.

Sumber: WAFA–OANA Via Antara

TERKINI
10 Hari Terjebak, Warga China Ditemukan Selamat dari Banjir Bandang Nepal Rekomendasi Makanan Tinggi Protein untuk Diet Tanpa Lemas Sukses di 30 Provinsi, Ahmad Muzani Komitmen Perluas Skala LKBB-PB 2027 FKS Food Hidupkan Kembali Cerita di Balik Produk Legendary Brand