Selasa, 23/12/2025 18:39 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) mengumumkan jadwal Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat pada 2026 mendatang.
Pelaksanaan TKA kali ini akan dirancang terintegrasi dengan Asesmen Nasional (AN) sebagai instrumen pemetaan capaian akademik murid secara nasional, dan tidak digunakan sebagai penentu kelulusan murid.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengatakan bahwa pengembangan TKA untuk jenjang SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat merupakan kelanjutan dari kebijakan pemetaan akademik yang telah diterapkan pada jenjang pendidikan menengah.
TKA bertujuan menyediakan data objektif dan komprehensif mengenai capaian belajar murid sebagai dasar perbaikan pembelajaran dan pengambilan kebijakan pendidikan berbasis data.
TKA di PKBM Jawab Tantangan Fleksibilitas Belajar
IFP Bantu Siswa Lebih Siap Hadapi TKA
TKA Dinilai Latih Berpikir Tingkat Tinggi, Ini Kata Kepala SMPN 2 Wates
"TKA bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib. Kehadiran TKA dimaksudkan untuk membantu satuan pendidikan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan memahami kondisi riil capaian akademik murid, sehingga perbaikan pembelajaran dapat dilakukan secara lebih terarah," ucap Mendikdasmen di Jakarta pada Senin (22/12).
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Toni Toharudin, menambahkan bahwa TKA dirancang sebagai alat diagnosis nasional untuk membaca kemampuan akademik murid secara lebih adil, kontekstual, dan berkelanjutan.
"Data TKA menjadi titik awal untuk perbaikan, bukan titik akhir. Hasilnya akan digunakan untuk memperkuat pembelajaran mendalam, penyempurnaan kurikulum, serta peningkatan kualitas proses belajar-mengajar," kata Toni.
Adapun jadwal pelaksanaan TKA untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs adalah sebagai berikut:
1. Pendaftaran: 19 Januari s.d 28 Februari 2026;
2. Simulasi TKA: 23 Februari-1 Maret 2026 (Khusus SMP/MTs) dan 2-8 Maret 2026 (Khusus SD/MI);
3. Persiapan final: 9-17 Maret 2026
4. Pelaksanaan: 6-16 April 2026 (Khusus SMP/MTs) dan 20-30 April 2026 (Khusus SD/MI);
5. Pengolahan Hasil: 28-23 Mei 2026;
6. Pengumuman: 24 Mei 2026.
"Seluruh proses asesmen akan dilaksanakan berbasis komputer dengan memperhatikan kesiapan infrastruktur dan kondisi daerah. Mekanisme penyesuaian akan disiapkan untuk mengantisipasi kendala teknis di lapangan," kata Toni.