Senin, 22/12/2025 15:00 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka rekrutmen tenaga kesehatan The Global Fund to Fight AIDS, Tuberculosis, Malaria and Resilient and Sustainable System for Health (GF-ATMR) untuk penempatan 2026.
Dilansir dari laman resmi Kemenkes pada Senin (22/12), rekrutmen ini bertujuan memenuhi kebutuhan tenaga profesional di lingkungan Direktorat Penyakit Menular, Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit.
Menurut Pengumuman Nomor KP.01.10/C.III/4980/2025, terdapat puluhan formasi untuk berbagai latar belakang pendidikan, mulai dari bidang kesehatan, keuangan, akuntansi, psikologi, hingga teknik informatika.
Adapun beberapa posisi yang ditawarkan meliputi:
Lebanon Laporkan 2.969 Orang Tewas Akibat Serangan Israel Sejak Maret
Lestari Moerdijat: Kesehatan Perempuan Menentukan Arah Masa Depan Bangsa
Kasus Dengue di Indonesia Capai 30 Ribu, Sasar Usia Produktif
1. Project Manager Unit (PMU) Leader
Posisi ini membutuhkan pelamar dengan pendidikan minimal S1/S2 bidang kesehatan dan pengalaman kerja minimal 10 tahun di bidang pengelolaan dana hibah;
2. Manajerial
Meliputi Finance Manager, Planning Monitoring Evaluation (PME) Manager, serta berbagai posisi koordinator untuk bidang HIV/AIDS, TB, Malaria, dan RSSH;
3. Staf Teknis
Meliputi Planner Staff, Accounting Officer, Finance Officer, Internal Controller, hingga IT Coordinator;
4. Logistik dan Pengadaan
Meliputi Logistics Planning Staff, Asset Management Staff, Distribution & Warehouse Staff, serta Procurement Staff.
Secara umum, kandidat diwajibkan memiliki kemampuan bahasa Inggris yang fasih (lisan dan tulisan), mahir mengoperasikan Microsoft Office, serta mampu bekerja secara tim. Untuk posisi koordinator dan manajer, pelamar diwajibkan memiliki pengalaman kerja manajerial di bidang terkait minimal 3 hingga 5 tahun.
Selain itu, pemahaman terhadap peraturan perundang-undangan terkait pengelolaan hibah menjadi nilai penting bagi sebagian besar formasi yang ditawarkan.