Jum'at, 05/12/2025 15:51 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa bahan pangan dan obat-obatan sebanyak 8 truk melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementrans, Edy Gunawan berharap BNPB bisa menyalurkan bantuan tersebut ke kawasan-kawasan transmigrasi yang terdampak bencana alam di Sumatera.
“Dalam upaya membantu penanganan bencana, Kementerian Transmigrasi menyerahkan bantuan berupa sembako dan obat-obatan sebanyak 8 truk kepada BNPB. Bantuan ini akan didistribusikan kepada korban bencana alam, khususnya di kawasan transmigrasi yang terdampak,” kata Edy Gunawan, dalam keterangan resmi, Jumat (5/12).
Bencana alam yang terjadi pada 3 Desember 2025 itu melanda kawasan transmigrasi di 11 kabupaten/kota dan mengakibatkan kerusakan parah di 53 lokasi. Berdasarkan data Kementrans, 2.435 kepala keluarga terdampak langsung, dengan 737 KK masih berada di pengungsian. Selain itu, 1 jiwa hilang di Jorong Muaro Mais, Pasaman Barat, serta 1.988 unit rumah rusak.
Perkuat Transformasi Transmigrasi, Kemetrans Siapkan 1400 Peserta TEP 2026
Kementrans Tindaklanjuti 400 Kajian TEP soal Potensi Kawasan Transmigrasi
Perkuat Pembangunan Papua, Transmigrasi Patriot Dirancang Beri Dampak Nyata
Sekjen Edy Gunawan menegaskan kondisi di lapangan membutuhkan penanganan cepat, terutama terkait kebutuhan pangan dan sarana pemulihan ekonomi.
“Kerusakan infrastruktur meluas, mulai dari akses jalan dan jembatan yang terputus hingga rusaknya fasilitas umum dan lahan pertanian. Kebutuhan mendesak akan bantuan pangan, logistik, dan penyediaan sarana pemulihan ekonomi sangat diperlukan untuk membantu masyarakat terdampak,” ujar Sekjen Edy.
Sementara itu, Analis Bencana Ahli Madya BNPB, Erry Prawisuda, menyampaikan ucapan terimakasih saat menerima bantuan dari Kementrans di Gudang Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Transmigrasi yang ikut serta membantu teman-teman kita, saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah banjir di wilayah Sumatera. Memang saat ini saudara-saudara kita masih banyak yang perlu dibantu dan ini tambahan dari Pak Sekjen sangat membantu karena ini kebutuhan sehari-hari dan setiap hari itu memang cepat habis juga," kata dia.
Setiap hari, kata dia, BNPB mengirimkan bantuan ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Untuk penyalurannya, BNPB bekerja sama dengan TNI dan Polri, baik menggunakan jalur darat maupun jalur udara ke daerah terdampak.
"Insyaallah ini akan segera kami distribusikan. Bantuan tambahan dari Kementerian Transmigrasi ini sangat berarti, karena kebutuhan harian masyarakat sangat cepat habis," kata Erry.
Kementrans menegaskan komitmen untuk terus berkoordinasi dengan BNPB dan pemerintah daerah guna memastikan seluruh kawasan transmigrasi yang terdampak mendapatkan dukungan secara merata dan tepat sasaran.