Menilik Penyebab Jalanan Jakarta Macet Parah saat Hujan Turun

Selasa, 04/11/2025 14:01 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Setiap kali hujan turun, jalanan di kota besar seperti Jakarta seolah langsung berubah menjadi lautan kendaraan. Kemacetan terasa lebih parah dan panjang.

Hal yang membuat situasi ini terjadi berulang ialah laju kendaraan otomatis melambat karena permukaan jalan menjadi licin. Pengemudi cenderung berhati-hati untuk menghindari risiko tergelincir atau rem mendadak.

Kemudian, genangan air atau banjir kecil di beberapa titik mempersempit ruang gerak kendaraan. Banyak pengendara terpaksa mencari jalur alternatif yang akhirnya menumpuk di ruas lain.

Selain itu, hujan juga mengganggu jarak pandang. Wiper mobil yang kurang berfungsi baik bisa membuat pengemudi memperlambat kecepatan secara drastis.

Tak sedikit pula kendaraan yang mogok karena mesin kemasukan air, menambah padatnya arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Faktor lain yang sering terjadi adalah meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi. Banyak orang enggan naik transportasi umum saat hujan karena takut basah atau kehujanan.

Pengaturan lalu lintas juga ikut terdampak. Petugas kadang kesulitan mengatur arus di titik banjir atau jalan tergenang, sehingga terjadi penumpukan kendaraan.

Selain itu, kebiasaan masyarakat yang terburu-buru menjemput keluarga atau anak sekolah di tengah hujan juga memperburuk kondisi jalan.

Belum lagi drainase yang kurang optimal di kota besar membuat air menggenang lebih lama, memperpanjang kemacetan hingga berjam-jam.

Jadi, kemacetan saat hujan bukan hanya soal cuaca, tapi juga hasil kombinasi antara perilaku pengendara, kondisi jalan, dan infrastruktur kota yang belum sepenuhnya siap menghadapi curah hujan tinggi.

TERKINI
Marc Klok Akui Persib Bandung Kewalahan saat Hadapi Bali United Kejar Rekor Clean Sheet, Teja: Yang Penting Menang Dulu MVP Lawan Persebaya, Allano: Ini Hasil Kerja Keras Seluruh Tim 15 April 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini