Rabu, 20/11/2024 15:34 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo menantang mantan Ketua Harian Kompolnas, Benny Mamoto untuk bersikap berani atau garang dalam melakukan pengawasan terhadap kinerja lembaga atau pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Pak Benny ketika nanti terpilih dewan pengawas apakah Bapak nanti seperti di Kompolnas, yang lebih banyak (diam) mungkin. Dewan pengawas menurut saya esensinya harus garang Pak. Harus betul mengawasi,” kata Rudianto dalam uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI, Jakarta, Rabu (20/11).
Menurut dia, Benny selaku Calon Dewan Pengawas KPK juga memiliki tugas berat apabila nantinya terpilih. Mulai dari mengawasi pelanggaran etik hingga permainan dalam penyidikan maupun penuntutan di persidangan.
“(Tugas) Pengawas ya, kalau ada pelanggaran etik, pelanggaran moral, ada misalkan proses penyidikan ke penuntutan ada misal permainan. Misalkan oknum memaksakan orang menjadi tersangka, itu semua pelanggaran pak,” tegas Rudianto.
Pelaksanaan Haji di Tengah Konflik Timteng Harus Berbasis Mitigasi Terukur
DPR Wajibkan Kampus se-Indonesia Bentuk Satgas Pengaduan Pelecehan
Kader Partai Nasdem Demo di Depan Kantor Tempo
“Sejauh mana Pak Benny nanti bisa mengawasi, apakah Pak Benny punya keberanian, misalkan. Sementara rekam jejak Bapak di Kompolnas misalkan ya, maaf kurang-kurang garang,” imbuhnya.
Politikus NasDem ini merasa penting menanyakan hal tersebut ke Benny Mamoto karena KPK merupakan lembaga superbody.
Selain itu, lanjut Rudianto, KPK hari ini memiliki segudang persoalan. Mulai dari persoalan atasan hingga bawahan. Juga saling lapor antara komisioner hingga Dewas KPK.
“Ini kan tontonan yang menurut saya lucu-lucuan pak. Nah kita berharap KPK ke depan tidak seperti itu. Jadi mohon Pak Benny apa kiatnya supaya fungsi pengawasan nanti bisa dilaksanakan dengan baik,” demikian Legislator Dapil Sulsel I ini.
Diketahui, Komisi III DPR melakukan uji tes kelayakan dan kepatutan cadewas KPK hari ini.
Berikut urutan cadewas KPK yang akan di tes:
1. Mirwazi (Kabid Pemberantasan Narkoba BNN Aceh)
2. Elly Fariani (mantan Inspektur Jenderal Kemkominfo)
3. Wisnu Baroto (Staf Ahli Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum)
4. Benny Jozua Mamoto (mantan Ketua Harian Kompolnas)
5. Gusrizal (Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin)
6. Sumpeno (hakim Pengadilan Tinggi Jakarta)
7. Chisca Mirawati (Anggota Asosiasi Bank Asing)
8. Hamdi Hassyarbaini (Anggota Komite Audit Superbank)
9. Heru Kreshna Reza (Komisaris Independen PT Asuransi Kredit Indonesia)
10. Iskandar Mz (mantan Direktur Tindak Pidana Korupsi Mabes Polri)