Pakar IPB Ingatkan Bahaya Air Hujan Tercemar Mikroplastik

Selasa, 21/10/2025 02:01 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Baru-baru viral temuan mengenai air hujan di Jakarta yang mengandung mikroplastik. Temuan ini memicu kekhawatiran terhadap pencemaran udara dan dampaknya bagi kesehatan.

Guru Besar IPB University, Prof. Etty Riani, mengatakan mikroplastik dapat terangkat ke atmosfer dan turun kembali bersama hujan.

"Hujan berperan seperti pencuci udara," ujar Prof. Etty, dikutip dari laman resmi IPB University pada Senin (20/10).

Dia menjelaskan, partikel mikroplastik berasal dari gesekan ban kendaraan, pelapukan sampah plastik, dan serat pakaian sintetis. Ukurannya yang sangat kecil membuatnya sulit terlihat.

Menurut Prof. Etty, kondisi udara panas dan kering di kota besar mempercepat pelapukan plastik. Hal itu membuat partikel mudah beterbangan ke atmosfer.

Dia menilai penggunaan plastik berlebihan menjadi akar masalah. "Dari bangun tidur sampai tidur lagi, manusia tidak lepas dari plastik," kata dia.

Prof. Etty mendorong masyarakat mengurangi plastik dan menerapkan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle). Dia juga mengingatkan bahaya bahan aditif plastik yang bisa memicu gangguan hormonal dan risiko kanker.

"Plastik bukan hanya masalah lingkungan, tetapi juga kesehatan. Di dalamnya ada bahan aditif berbahaya yang bisa memicu gangguan hormonal dan meningkatkan risiko kanker," dia menambahkan. (Ajeng/MAG)

TERKINI
Prabowo Pastikan Korban Kecelakaan KA Bekasi Dapat Kompensasi Buntut Insiden Bekasi Timur, DPR Bakal Panggil Kemenhub, KAI dan KNKT Prabowo Siapkan Rp4 Triliun Benahi Lintasan Kereta Api dan Bangun Fly Over AS Tambah Dakwaan Pelaku Penembakan di Gedung Putih