Kamis, 11/09/2025 13:22 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar mengajak mahasiswa dan pemuda turut berkontribusi mengentaskan kemiskinan di Indonesia.
"Saya memperhatikan gagasan mahasiswa dalam upaya pemerintah mempercepat pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan. Pemerintah, mahasiswa dan pemuda harus berkolaborasi mencapai 0 persen kemiskinan ekstrem," kata Menko Muhaimin kepada wartawan di Jakarta.
Menko Muhaimin juga mengatakan bahwa akan terus menjembatani kolaborasi lintas sektor agar upaya pengentasan kemiskinan berjalan partisipatif dan efektif.
Apalagi, kata dia, upaya pengentasan kemiskinan yang partisipatif sesuai dengan amanat Presiden Prabowo Subianto dalam Inpres 8/2025 Tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.
Kemenko PM Bangun Sistem Pelindungan PMI Berbasis Desa di Lampung Timur
Siapa Saja 13 Tokoh Pendiri PMII? Ini Profil dan Biografi Singkatnya
Menko PM: MBG Penggerak Ekosistem Ekonomi Lokal dari Desa hingga Nasional
Berdasarkan amanat Inpres 8/2025, ujar Muhaimin, upaya pengentasan kemiskinan harus dioptimalkan dengan melibatkan partisipasi pihak non pemerintah.
"Pemuda mahasiswa akan terus dilibatkan dalam upaya pengentasan kemiskinan. Sebab, pendidikan juga harus mampu menjawab permasalahan di masyarakat," kata dia.