Sabtu, 20/09/2025 19:18 WIB
Medan, Jurnas.com - Dorong peningkatan kualitas para pengusaha di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bagian upaya peningkatan perekonomian nasional.
"Pelatihan yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas para pelaku UMKM di tanah air," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (20/9).
Pernyataan itu disampaikan Lestari yang juga anggota Komisi X DPR RI itu pada acara Peningkatan Kapasitas Pengguna Riset dan Inovasi untuk Masyarakat Tahun 2025 dengan tema Pelatihan Strategi Branding UMKM di Medan, Sumatera Utara, Jumat (19/9).
Para pelaku UMKM, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, diharapkan mampu meningkatkan produktivitasnya yang di ujungnya mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
1500 UMKM Ramaikan Fesitaval 1001 Malam, Lampung Timur Bidik Desa Mandiri
HUT 27 Lampung Timur, Bupati Dorong Geliat Ekonomi Datangkan 1001 UMKM
Pemerintah Diminta Intervensi Lonjakan Harga Plastik yang Tekan UMKM
Berdasarkan data tahun 2024, tambah Rerie, jumlah UMKM di tanah air mencapai 1,16 juta unit dari keseluruhan UMKM itu menyumbang 60% Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Indonesia.
Menurut Rerie yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu, sumbangan sektor UMKM tersebut bukan angka yang kecil, bila sektor UMKM dikelola dengan baik membuka peluang bagi para pelaku UMKM untuk masuk ke pasar yang lebih luas lagi.
Sehingga, tambah Rerie, peningkatan kapasitas dan keterampilan dengan berbagai pelatihan diharapkan memberikan dampak positif yang luar biasa bagi perekonomian nasional.
Sebagai informasi, hadir pada acara tersebut antara lain Abdul Latif (Perekayasa Ahli Madya pada Organisasi Riset Pertanian dan Pangan Direktorat Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN), Airin Rico Tri Putra Bayu Waas (Ketua Dekranasda Kota Medan), Ricky Anthony (Wakil Ketua DPRD Sumut).
Kemudian, hadir pula Afif Abdullah (Anggota DPRD Kota Sumut), Dr. Drs. Citra Effendi Capah (Asisten Perekonomian dan Pembangungan Sekretariat Daerah Kota Medan), Benny Iskandar Nasution (Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan) dan para pelaku UMKM di Medan dan sekitarnya.