Selasa, 16/09/2025 20:27 WIB
JAKARTA, Jurnas.com — PT ASDP Indonesia Ferri menargetkan pengguna tiket online atau ferizy mencapai 100 persen pada Oktober 2025 mendatang. Hingga 31 Agustus 2025, pengguna tiket online Ferizy tercatat 3,23 juta orang, naik signifikan dari 2,59 juta pengguna pada Oktober 2024.
Dalam kurun kurang dari setahun, jumlah pengguna tumbuh 24,7 persen atau bertambah 640 ribu akun baru.
“Pertumbuhan pesat ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan publik sekaligus kesadaran masyarakat untuk beralih ke sistem digital,” kata Direktur Utama ASDP, Heru Widodo di Jakarta, Selasa (16/9/2025).
Sejak diluncurkan pada 2020, porsi transaksi tiket digital melalui Ferizy terus meningkat. Dari 36 pelabuhan yang dikelola ASDP, hanya tersisa dua pelabuhan yang tengah menyelesaikan tahap persiapan go live.
Singa vs Harimau: Apa Bedanya Selain Garis dan Surai? Ini Penjelasan Ilmiah
Ilmuwan Ungkap Lempeng Tektonik Purba Masih Aktif di Kedalaman 1.800 Mil
InJourney Airports Tambah 53 Rute Penerbangan di Awal 2026
Pada Oktober mendatang, seluruh transaksi tiket penyeberangan nasional ditargetkan 100 persen berbasis digital.
Dengan e-ticketing, masyarakat dapat merencanakan perjalanan lebih praktis. Tiket bisa dipesan sejak H-60 hingga paling lambat H-1 sebelum keberangkatan. Sistem juga memastikan alur masuk pelabuhan lebih tertib dengan penerapan mekanisme first in first out.
Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menambahkan bahwa digitalisasi Ferizy membawa manfaat strategis bagi manajemen operasional. “Dengan e-ticketing, jumlah penumpang dan kendaraan diatur sesuai kapasitas kapal. Hal ini meningkatkan kenyamanan sekaligus menjaga aspek keselamatan. Pengguna jasa pun mendapat kepastian waktu check-in dan keberangkatan yang lebih disiplin,” jelasnya.