Jum'at, 12/09/2025 23:54 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Komjen Syahardiantono dikabarkan masuk dalam bursa calon Kapolri. Namanya disebut-sebut menjadi satu dari dua nama yang tertera dalam Surat Presiden (Surpres) Prabowo Subianto ke DPR pada Jumat (12/9).
Selain Syahar, surpres tersebut konon juga menyebut nama Dedi Prasetyo, jenderal polisi bintang tiga yang kini menjabat sebagai Wakapolri.
Syahardiantono merupakan perwira tinggi Polri yang menduduki posisi Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Lulusan Akpol 1991 ini mulai menjabat sejak 5 Agustus 2025, menggantikan Wahyu Widada.
Jauh sebelum menduduki jabatan Kabareskrim Polri, Syahar memulai karier cemerlangnya sejak menjadi Kasar II Ditreskrim Polda Jawa Timur pada 2005. Tiga tahun berselang, dia diangkat sebagai Kapolres Kota Pasuruan.
Menguji Paradoks Indonesia di Tangan Kekuasaan
Wamenhaj: Intruksi Presiden, Kenaikan Harga Avtur Tak Bebankan Jemaah Haji
Kejagung Serahkan Rp11,42 Triliun ke Negara, Disaksikan Presiden Prabowo
Syahar menutup perjalanannya di Jatim dengan jabatan Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim pada 2011. Setelahnya, dia ditarik ke Mabes Polri untuk menjabat sebagai Kasubdit VI Dittipideksus Bareskrim Polri.
Pada 2014, Syahar sempat ditugaskan sebagai Dirreskrimsus Polda Kepulauan Riau selama dua tahun. Dan pada 2016, dia kembali ke Jakarta sebagai Widyaiswara Muda Sespimmen Sespim Lemdikol Polri, serta Analis Kebijakan Madya Bidang Sespimmen Sespim Lemdikol Polri setahun kemudian.
Pria kelahiran Blora, 2 Februari 1970 ini kemudian menjabat sebagai Kabagpenum Divhumas Polri pada 2018, dan berlanjut sebagai Karo PID Divhumas Polri pada 2019, sebelum menduduki Dirtipidter Bareskrim Polri setahun setelahnya.
Syahar mulai mendapatkan jabatan elit ketika diangkat sebagai Wakabareskrim Polri pada 2021, Kadiv Propam Polri (2022), Kabanintelkam (2024), hingga Kabareskrim Polri (2025).