Selasa, 26/08/2025 17:46 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Pimpinan DPR RI ternyata sudah menelepon Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk meminta segera mengatasi permasalahan Kejadian Luar Biasa (KLB) campak yang terjadi di Sumenep, Jawa Timur.
"Ya, semalam saya sudah langsung telepon dengan Menteri Kesehatan," kata Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (26/8).
Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini meminta agar Kementerian Kesehatan mengambil langkah-langkah preventif agar KLB tersebut cepat tertanggulangi.
Jaga Daya Beli, Legislator Minta APBN 2027 Berpihak pada Kelas Menengah
Anggota DPR: Kenaikan BBM Non-Subsidi Gerus Daya Beli Kelas Menengah
Piala Dunia 2026 Dinilai Mampu Ciptakan Efek Berganda bagi Ekonomi Lokal
Adapun kasus campak di kabupaten paling timur di Pulau Madura, Jawa Timur itu terdata sebanyak 2.035 kasus dengan jumlah penderita meninggal dunia mencapai 17 orang, bertambah lima orang dari data sebelumnya.
Campak merupakan penyakit yang disebabkan virus campak dan menular melalui percikan ludah saat batuk atau bersin.
Penyakit ini memiliki laju reproduksi (R0) 1718, artinya satu kasus positif dapat menularkan ke 1.718 orang lainnya.
Pemerintah pun menetapkan kasus di Sumenep sebagai KLB dan telah melakukan langkah-langkah. Sebanyak 78.569 anak di Sumenep juga telah menjadi sasaran vaksinasi campak guna mencegah penyebaran.