Legislator Golkar Pertanyakan Jaksa Agung Soal Kinerja Pusat Pemulihan Aset

Rabu, 13/11/2024 16:42 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Golkar, Rizki Faisal, mempertanyakan kinerja Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung (Kejagung).

Pertanyaan tersebut diutarakannya dalam rapat kerja Komisi III DPR RI bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11).

Legislator Dapil Kepulauan Riau ini heran, badan yang telah dibentuk Kejagung setengah tahun lalu tersebut belum menunjukkan hasil yang signifikan.

“Mungkin saya singkat aja Pak, untuk di internal khususnya di lembaga Kejagung sudah hampir setengah tahun badan Pusat Pemulihan Aset apa yang kita kenal sebagai PPA sudah dibentuk,” ujar Rizky Faisal.

Aktivis 98 ini juga menyoroti pentingnya peran PPA untuk menambah pemasukan bagi negara, terutama melalui pemulihan aset hasil tindak pidana.

"Saat-saat ini sangat kita butuhkan pemasukan uang ke negara,” ujar Rizky Faisal.

Dia pun mempertanyakan kiprah PPA yang hingga saat ini beluk terdengar gebrakannya. Padahal, lembaga tersebut sedianya dapat memberikan kontribusi nyata dalam pemulihan aset negara.

“Yang saya ingin tanyakan Pak, apa kinerja PPA saat ini dan apakah ditemui kendala sehingga belum ada kedengarannya kinerja PPA itu,” tandasnya.

 

 

TERKINI
5 Novel Karya Anak Bangsa yang Pas Dibaca di Akhir Pekan Daftar 10 Film Terpopuler di Netflix Bulan Ini Peringatan Referendum Timor Timur 30 Agustus, Ini Sejarah dan Maknanya Mengapa Hari Hiu Paus Sedunia Diperingati Setiap 30 Agustus?