Jum'at, 15/08/2025 21:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Dalam pandangan Islam, surga adalah puncak kebahagiaan yang menjadi dambaan setiap muslim. Meski demikian, tidak semua orang akan memperoleh sambutan khusus ketika memasukinya.
Terdapat sebuah hadis yang mengisahkan bahwa ada empat golongan hamba Allah yang secara istimewa “dinanti” oleh surga karena kemuliaan amal dan kekuatan iman mereka.
Hadis tersebut, yang diriwayatkan oleh Ibnu ‘Abbas RA, menyebutkan sabda Rasulullah SAW:
"الْجَنَّةُ مُشْتَاقَةٌ إِلَى أَرْبَعَةِ نَفَرٍ: تَالِى الْقُرْآنِ، وَحَافِظِ اللِّسَانِ، وَمُطْعِمِ الْجِيْعَانِ، وَصَائِمٍ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ."
Mengenal Perbedaan Haji dan Umrah Menurut Al-Qur`an dan Hadis Nabi
Berdoa untuk Nikmat Dunia saat Ibadah Haji, Apakah Boleh?
Berbagai Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Jamaah Haji, Catat
Artinya: “Surga merindukan empat golongan: orang yang membaca Al-Qur`an, menjaga lisannya, memberi makan orang yang lapar, dan berpuasa di bulan Ramadhan.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)
Keempat golongan ini mendapat kedudukan istimewa di sisi Allah, hingga surga pun seolah menanti kehadiran mereka.
1. Pembaca Al-Qur’an (Tā li’l‐Qur’ān)
Golongan ini mencakup mereka yang gemar membaca Al‑Qur’an dengan rutin, penuh khusyuk, dan hati terpaut pada ayat-ayat-Nya. Al‑Qur’an sendiri digambarkan sebagai penawar dan rahmat bagi orang beriman.
Sebagaimana Allah berfirman:
"وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ..."
“…dan Kami turunkan dari Al‑Qur’an sesuatu yang menjadi penyembuh dan rahmat bagi orang-orang yang beriman…” (QS. Al‑Isrā’: 82)
2. Orang yang Menjaga Lisannya
Merupakan mereka yang sangat berhati-hati dalam berbicara, selalu memilih perkataan baik atau lebih baik diam. Hal ini ditegaskan dalam ayat:
"وَالَّذِينَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ..."
“Dan orang-orang yang menahan diri dari perkataan yang sia-sia...” (QS. Al‑Mu’minūn: 3)
3. Memberi Makan Orang yang Kelaparan
Merupakan sifat mulia lainnya—berempati dan peduli melalui tindakan memberi makan orang yang kelaparan. Sikap kedermawanan ini mengandung ganjaran besar, bahkan di akhirat.
4. Berpuasa di Bulan Ramadhan
Puasa Ramadhan bukan hanya melatih ketakwaan dan disiplin, tetapi juga menjadi keistimewaan tersendiri. Allah sediakan pintu surga bernama Ar-Rayyān, khusus hanya dibuka bagi mereka yang berpuasa:
“Sesungguhnya di surga ada pintu yang disebut Ar-Rayyān, dari sana masuklah orang-orang yang berpuasa…” (HR. Bukhāri & Muslim)
Keyword : Info KeislamanGolongaSurgaAl-Qur`an