Aksi di KPK, Massa Pertanyakan Kasus Dugaan Korupsi yang Seret Pramono-Rano

Jum'at, 08/11/2024 21:14 WIB

Jakarta, Jurnas.com -  Petisi Masyarakat Jakarta Antikorupsi menggelar aksi demonstrasi di Gedung Merah Putih KPK, pada Jumat, 8 November 2024.

Aksi tersebut menuntut KPK memberikan kejelasan terhadap kasus dugaan korupsi e-KTP dan pengadaan alat kesehatan (alkes) di Provinsi Banten.

Ketua Petisi Masyarakat Jakarta Antikorupsi Hasan Assegaf menyatakan dua kasus tersebut menyeret nama calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta. 

"Kami meminta kepada KPK untuk bisa memberikan kepastian hukum terhadap skandal kasus dugaan kasus yang melibatkan Pramono Anung dalam skandal kasus e-KTP," kata Hasan di Gedung Merah Putih KPK

"Selain itu, kasus pengadaan proyek alat kesehatan di Provinsi Banten," sambungnya. 

Hasan menyebutkan, dugaan korupsi pengadaan alkes Provinsi Banten itu diduga menyeret nama berinisial RK.

Terkait permintaan kejelasan dua kasus tersebut, Hasan menyatakan pihaknya telah bersurat ke Lembaga Antirasuah pada 6 November 2024 lalu. 

"Jangan membiarkan masalah Pramono Anung dan Rano Karno itu tidak ada kepastian hukum yang pada akhirnya bisa menimbulkan spekulasi yang tidak jelas di ruang publik," ujarnya.

TERKINI
Harga Bahan Pokok Hari Ini, Cabai Rawit Rp75.750/kg Mengenal Tiga Tokoh Pencetus Piala Dunia, Siapa Saja? Kenapa Muharram Disebut Bulan Suro di Jawa? Simak Sejarah hingga Maknanya Bukan Brasil, Ini Negara Pertama yang Menang Piala Dunia