Demokrat Tuntut Antasari Azhar Minta Maaf kepada SBY

Jum'at, 19/05/2017 21:57 WIB

Jakarta - Partai Demokrat menuntut mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar untuk melakukan permintaan maaf secara terbuka kepada Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan, permintaan maaf itu sebagai tindaklanjut penghentian penyelidikan oleh kepolisian atas laporan Antasari.

"Antasari harus secara terbuka menyatakan maaf kepada Pak SBY di depan publik," kata Syarief, di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (19/5).

Kata Syarief, Antasari harus melakukan permintaan maaf di hadapan publik. Hal itu sebagaimana saat Antasari melakukan jumpa pers ketika melaporankan SBY ke polisi.

"Karena pertama kali di depan publik melakukan konfrensi pers, seharusnya dia melakukan hal yang sama," tegas Syarief.

Diketahui, Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri secara resmi telah menghentikan penyelidikan terkait laporan Antasari terhadap SBY.

Aparat kepolisian menghentikan proses penyelidikan karena tidak ada barang bukti baru yang diserahkan Antasari terkait kasus pembunuhan bos PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasruddin Zulkarnaen itu.

TERKINI
Abdul Rivai Ras Tegaskan Transformasi PTPN I untuk Daya Saing Global Pelibatan Aparat dalam Pengawasan Pajak Jangan Sampai Timbulkan Rasa Takut KKP Bentuk OII Perkuat SDM Sektor Kelautan dan Perikanan KPK Ungkap Bupati Lombok Barat Terima Rp10,8 Miliar dari Pengaturan Proyek