Selasa, 24/09/2024 18:14 WIB
Jakarta, Jurnas.com - DPR RI tengah mematangkan penambahan komisi menyusul adanya rencana penambahan kementerian di pemerintahan Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto.
Hal itu sebagaimana diutarakan Ketua DPR RI, Puan Maharani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/9).
“Ini lagi dimatangkan, kan dengan adanya rencana penambahan kementerian, sepertinya ada kemungkinan harus ada penambahan komisi untuk bisa kemudian memperkuat kemitraan antara pemerintah dengan Legislatif,” terang dia.
Ukraina Setuju Jual Drone ke Kementerian Pertahanan AS
Ketua DPR: Parlemen Jembatan Aspirasi Rakyat dan Kebijakan Kawasan ASEAN
Prabowo Tunjuk Sudaryono Sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik
“Jadi akan ada kemungkinan juga penambahan komisi jika memang ada penambahan kementerian. Jadi itu kita sedang godok dan sesuai mekanismenya kan kita laksanakan ya sesuai dengan mekanismenya,” puan menambahkan.
Pematangan, lanjut dia, juga dilakukan agar tidak muncul persepsi di publik soal adanya bagi-bagi jabatan terkait rencana penambahan komisi tersebut.
“Ya makanya nanti akan kita lakukan sesuai dengan mekanisme dan kita bicarakan sesuai dengan musyawarah dan mufakat itu,” demikian Puan Maharani.
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyebut ada kementerian yang digabung dan dipisah di era pemerintahan Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka. Muzani juga mengungkapkan jumlah kementerian kemungkinan akan bertambah.
"Jumlah keseluruhan mungkin bertambah dari yang sekarang," kata Muzani dalam keterangannya, Selasa (24/9).