Pengadilan Militer Israel Perpanjang Tahanan Rumah bagi Tentara yang Dituduh Melecehkan Tahanan Palestina

Sabtu, 24/08/2024 05:05 WIB

YERUSALEM - Pengadilan militer Israel telah memperpanjang tahanan rumah bagi tentara yang dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap seorang tahanan Palestina hingga 4 September. Tetapi pembela diizinkan untuk mengadakan sidang pada hari Minggu untuk meminta alternatif penahanan, kata militer pada hari Kamis.

Disebutkan bahwa alternatif tersebut dapat mencakup `tempat kerja dan pengawas yang sesuai`. Para tentara tersebut dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap seorang anggota unit elit Hamas di fasilitas penahanan Sde Teiman di gurun Negev di Israel selatan, menurut laporan pers Israel.

Pelapor khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang penyiksaan mengatakan kasus dugaan pelecehan seksual tersebut "sangat mengerikan" dan meminta pengadilan sipil Israel untuk menyelidiki dan meminta pertanggungjawaban para pelaku.

PBB telah menerima banyak laporan tentang dugaan penyiksaan terhadap warga Palestina yang ditahan sejak 7 Oktober 2023, ketika militan yang dipimpin Hamas menyerbu Israel dalam serangan mendadak yang menewaskan sekitar 1.200 orang.

Lebih dari 40.000 orang telah tewas di Gaza dalam 10 bulan pertempuran berikutnya, menurut pejabat kesehatan di daerah kantong Palestina tersebut.

TERKINI
Liam Delap: Chelsea Tak Pantas Kalah dari Manchester United Caicedo: Chesea Belum Menyerah Kejar Tiket Liga Champions Dua Assist Lagi, Bruno Fernandes Akan Ukir Sejarah Baru di Premier League Carrick Puji Mentalitas Pemainnya Usai Menang Lawan Chelsea